PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DENGAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MENERAPKAN DASAR-DASAR TEKNIK DIGITAL
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa
yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (two stay two
stray) lebih baik dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif GI (Group Investigation), dan metode pembelajaran, diharapkan dapat
membuat belajar mengajar secara aktif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar
siswa.
Metode dalam penelitian ini adalah quasi experimental design, Dalam
penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control
Group Desagn dengan membagi kelompok penelitian menjadi dua kelas, yaitu dua
kelas eksperimen yang dimana kelas pertama adalah kelompok eksperimen yang
belajar dengan pendekatan pembelajaran kooperatif tipe GI (group investigation)
dan kelas eksperimen yang kedua belajar dengan pendekatan pembelajaran
kooperatif tipe TSTS (two stay two stray).
Didapatkan hasil perhitungan nilai rata-rata GI adalah 78,95 dan nilai rata-rata TSTS adalah 81,89.
Sehingga dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan metode
pembelajaran kooperatif tipe TSTS lebih baik daripada hasil belajar siswa yang
menggunakan metode pembelajaran
kooperatif tipe GI. Didapatkan hasil perhitungan uji T adalah 1,724.
Dengan nilai t.95 dan dk = 68 didapatkan nilai t tabel = 1,671. Jadi terima H0
jika t hitung <1,671 dan terima H1 jika t hitung >1,671. Jadi tolak H0
dan terima H1 karena t hitung = 1,724 di luar daerah penerimaan H0 sehingga
hipotesis yang peneliti ajukan diterima.
Penulis: Viryan Gerry
Pradhana, J. A. Pramukantoro
Kode Jurnal: jptlisetrodd130658