PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DENGAN PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA STANDAR KOMETENSI MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan
pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray(TSTS)lebih tinggi dibandingkan
dengan pembelajaran langsung untuk mengajarkan materi melakukan instalasi sound
system di SMKN 1 Madiun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah “Posttest
Only Control Design”.
Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah
melalui tes hasil belajar siswa yang dianalisis menggunakan uji-t sedangkan
untuk angket respon siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan
dinyatakan dalam persentase. Perlakuan pertama yaitu memberikan pengetahuan
awal berupa penjelasan mengenai dasar-dasar dari kompetensi yang akan
diajarkan. Langkah berikutnya, guru
memberikan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung
pada kelas X AV 1 dan pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray(TSTS)
pada kelas X AV 3, dan terakhir diadakan post-test untuk mengetahui hasil
belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Hasil
belajar siswa pada kelas yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Two Stay
Two Stray(TSTS) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan
Pembelajaran Langsung dengan rata-rata hasil belajar 80,10 dan 76,77. (2) Hasil
respon siswa terhadap keseluruhan aspek pada lembar angket respon siswa dapat
disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran
kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dikategorikan sangat baik dengan
rata-rata hasil rating 84,72%. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran
kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) layak digunakan dalam proses
pembelajaran (KBM).
Kata Kunci: Pembelajaran
Kooperaif Two Stay Two Stray (TSTS), Pembelajaran Langsung, Hasil belajar siswa
Penulis: MERLYODE HHERMANSYAH,
Meini Sondang S
Kode Jurnal: jptlisetrodd130601