PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS RANGKAIAN RLC PADA RANGKAIAN KELISTRIKAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan variansi hasil belajar antara siswa yang
diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Langsung dan Model Pembelajaran
kooperatif tipe TAI, perbedaanvariansi hasil belajar antara siswa yang
mempunyai kemampuan matematika tinggi dan kemampuan matematika rendah dengan
model pembelajaran dan kemampuan matematika terhadap hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jumlah sampel dalam
penelitian ini sebanyak 66 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa
kelas X AV1 dan kelas X AV2. Siswa kelas X AV1, dikenai pembelajaran Langsung. Sedangkan
siswa kelas X AV2 dikenai pembelajaran kooperatif TAI (Team Assisted
Individualization). Data dikumpulkan melalui validasi perangkat pembelajaran
dan soal post-test dengan skala likert. Uji persyaratan analisis menggunakan
uji normalitas dan homogenitas . Metode analisis yang digunakan adalah analisis
varians dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat
perbedaanvariansihasil belajar antara siswa yang diajarkan menggunakan model
pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada
kompetensi dasar menganalisis Rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan yang
dibuktikan pada uji F hitung sebesar 8,436 > F tabel 4,00. (2) Terdapat perbedaan variansi hasil
belajar antara siswa yang mempunyai kemampuan matematika tinggi dan kemampuan
matematika rendah pada materi Rangkaian RLC yang dibuktikan pada uji F hitung
sebesar 4,839 > F tabel 4,00. (3)
Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan matematika terhadap
hasil belajar siswa pada materi Rangkaian RLC yang dibuktikan pada uji F hitung
sebesar 11,269 > F tabel 4,00.
Penulis: Bambang Kariyanto, Munoto
Kode Jurnal: jptlisetrodd140696