PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA STANDAR KOMPETENSI MEMPERBAIKI RADIO PENERIMA DI SMK NEGERI 3 SURABAYA

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional pada standar kompetensi memperbaiki radio penerima di SMK Negeri 3 Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah “Non Equivalent Control Grup Design”.
Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui tes hasil belajar siswa yang dianalisis menggunakan uji-t sedangkan untuk aktivitas siswa selama praktik dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dinyatakan dalam persentase. Perlakuan pertama yaitu memberikan pengetahuan awal berupa penjelasan mengenai dasar-dasar dari kompetensi yang akan diajarkan. Langkah berikutnya,  guru memberikan proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada kelas XI AV 3 dan model pembelajaran berdasarkan masalah pada kelas XI AV 2, dan terakhir diadakan post-test untuk mengetahui hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode Pembelajaran konvensional dengan rata-rata hasil belajar 83.84 dan 79.258. (2) Hasil analisa aktivitas siswa selama praktik terhadap keseluruhan aspek pada lembar pengamatan aktivitas siswa dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah dikategorikan sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berdasarkan masalah layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci: Model pembelajaran berdasarkan masalah, metode pembelajaran konvensional, hasil belajar siswa
Penulis: MOCHAMMAD MOESTOFA, meini sondang sumbawati
Kode Jurnal: jptlisetrodd130607

Artikel Terkait :