PENENTUAN KOMPOSISI OPTIMUM BUBURAN KERTAS KRAFT LINER 150 GSM MENGGUNAKAN METODE MIXTURE EXPERIMENT (Studi kasus: Pabrik Pulp & Paper PT.Z)

Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana caranya memilih komposisi dari campuran buburan kertas sehingga posisi optimum dapat tercapai, dengan tercapainya komposisi optimum tersebut diharapkan dapat  meningkatkan kualitas kertas yang diproduksi.Adapun komposisi buburan kertas yang ingin dicapai adalah  konsistensi sebesar untuk campuran ,pada campuran satu, tingkat freeness sebesar pada campuran dua dan tingkat internal bonding sebesar   pada campuran tiga.
Percobaan dilakukan dengan metoda mixture experiment untuk sampel percobaan buburan kertas sebanyak 500 gr. Titik percobaan dibangkitkan dengan software minitab sebanyak 14 titik percobaan.Adapun komposisi campuran yang optimal diperoleh untuk total campuran diperoleh sebesar 71.23 % ( 356.15 gr) Waste Paper, 8.72% (43.55gr) Pulp (NUKP), 3.54% (17.7 gr) Air, 5.7%(28.5 gr) Rosin, 3.29 % (16.4 gr) Aluminium Sulfat ( Al2(SO4)3), dan 7.55 %(37.75gr) Starch. Dengan komposisi tersebut akan dihasilkan produk yang memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan perusahaan.
Berdasarkan pengukuran kapabilitas proses  campuran satu, pada kertas kraft liner 150 gsm di perusahaan  untuk tingkat konsistensi, adalah sebesar 0.47 dan setelah dilakukan percobaan yang optimal, berubah menjadi 1.11 berarti  terdapat peningkatan sebesar 136.7 %.Pada campuran dua untuk tingkat freeness adalah 0.45 berubah menjadi 1.14 berarti meningkat sebesar 153.3 %, sedangkan pada campuran tiga untuk tingkat internal bonding dari 0.55 berubah menjadi 1.15 berarti meningkat sebesar 109 %.
Kata kunci: mixture experiment; konsistensi; freeness; internal bonding
Penulis: Johnson Saragih, Aldy Maulana
Kode Jurnal: jptindustridd150203

Artikel Terkait :