Pemanfaatan Teknologi Open Source Dalam Pengembangan Proses Belajar Jarak Jauh di Perguruan Tinggi
ABSTRAK: Perkembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi atau disingkat TIK yang ada saat ini ikut memberikan
kontribusi dalam pengembangan bidang pendidikan khususnya di perguruan tinggi,
termasuk dalam proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar yang bersifat
konvensional, dimana dosen dan mahasiswa
melakukan kegiatan tatap muka di ruang kelas, sudah mulai beralih ke
proses belajar jarak jauh dengan memanfaatkan TIK dalam bentuk e-learning. Dengan memanfaatkan proses
e-learning ini, masalah waktu dan tempat yang biasa kita temui dapat
dipecahkan, terutama pada keterbatasan ukuran kelas terhadap jumlah murid dan
keterbatasan waktu untuk dapat hadir di ruang kelas. E-Learning berkembang
sejalan dengan perkembangan TIK, dimana konsep E-Learning 1.0 terus mengalami
perbaikan menuju ke E-Learning 2.0. Perkembangan konsep ini terutama dijumpai
dalam bentuk komunikasi pada proses yang disediakan, jenis media yang digunakan
dan peran dosen (Pengajar) dan mahasiswa (murid) dalam proses belajar mengajar
tersebut. Deklarasi gerakan Indonesia Go Open Source atau IGOS oleh lima
menteri pada tanggal 3 juni 2004 serta keharusan bagi seluruh instansi
pemerintah untuk menggunakan perangkat lunak legal paling lambat Desember 2011
ikut mendorong perkembangan e-learning dengan menggunakan teknologi open source
seperti Sistem Operasi Linux, Learning Management System LMS (moodle, Sakai,
Dukeos), Blog (Wordpress, Joomla, Drupal), Netmeeting, Animasi dan Simulasi
(Flash dan Blender). Tulisan ini akan membahas tentang pemanfaatan teknologi
open source yang tersedia saat ini dalam pengembangan proses belajar jarak jauh
khususnya di perguruan tinggi.
Penulis: Ferrianto Gozali dan
Billion Lo
Kode Jurnal: jptinformatikadd120143