IDENTIFIKASI DISTORSI BLUR PADA GAMBAR DIGITAL
Abstract: Salah satu masalah
yang sering muncul dalam dunia fotograï¬ adalah efek blur yang dapat
diakibatkan baik oleh objek yang bergerak maupun gerakan kamera yang
berhubungan dengan kecepatan rana (shutter speed) ketika gambar akan diambil.
Paper ini menyajikan sebuah metode baru yang sederhana untuk mendeteksi
kemunculan distorsi blur yang tidak diinginkan pada gambar digital. Metode yang
diusulkan menggunakan transformasi discrete cosine transform (DCT) pada gambar
yang telah mengalami distorsi dengan ukuran blok DCT yang bervariasi. Hasil
dari pendeteksian ini kemudian digunakan untuk meningkatkan kualitas gambar
melalui metode debluring berdasarkan korelasi pixel yang diterapkan pada area
tertentu pada gambar yang mengandung distorsi blur ini. Hasil eksperimen
menunjukkan bahwa kualitas gambar yang disempurnakan dihasilkan oleh metode
debluring secara selektif menggunakan deteksi distorsi blur lokal akan lebih
baik daripada yang tidak melalui proses seleksi. Dari berbagai ukuran blok yang
digunakan dalam percobaan, blok berukuran 32×32 piksel menghasilkan kualitas
gambar yang secara umum lebih baik.
Penulis: Irwan Prasetya
Gunawan, Erik Kalalembang, Korendianto Usman
Kode Jurnal: jptkomputerdd100007