STUDI OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TIPE B SMPN BARU SIWALANKERTO

Abstract: Pembangunan Gedung Tipe B SMPN Baru Siwalankerto oleh Pemkot Surabaya merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan  Surabaya dengan cara menambah sarana pendidikan.  Pihak owner ingin agar pembangunan gedung baru ini selesai dengan waktu relatif cepat, sehingga gedung sekolah ini nantinya dapat segera dioperasikan dan dimanfaatkan sebagai fasilitas umum pendidikan . Namun, ada konsekuensi dengan adanya percepatan penyelesaian pembangunan ini yaitu adanya penambahan biaya langsung proyek. Di sisi lain, percepatan waktu proyek juga dapat mengurangi biaya tidak langsung proyek. Tugas akhir ini bertujuan untuk memperoleh durasi dan biaya optimum proyek setelah dilakukan percepatan. Analisa dilakukan dengan cara mempercepat waktu pelaksanaan (crashing) melalui penambahan jam lembur, yang selanjutnya akan dianalisis biaya yang terjadi akibat tiap-tiap percepatan yang dilakukan dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO) untuk mendapatkan durasi dan biaya optimum proyek.
Berdasarkan hasil analisa TCTO, durasi percepatan optimum proyek adalah 291 hari dengan biaya optimum sebesar Rp 5.789.862.276,72. Kondisi tersebut berbeda dari kondisi normal proyek, dimana durasi normal adalah 315 hari dengan biaya normal sebesar Rp 5.803.059.342,48. Saat kondisi percepatan optimum, biaya langsung bertambah dari Rp 5.495.106.342,48 menjadi Rp 5.504.458.076,72, dan biaya tidak langsung berkurang dari Rp 307.953.000,00 menjadi Rp 285.404.200,00.
Kata Kunci: TCTO, Percepatan, Jam Lembur
Penulis: MOCH. CHUSAIRI, MAS SURYANTO HS
Kode Jurnal: jptsipildd150218

Artikel Terkait :