RANCANGBANGUN LEMARI PENDINGIN UNTUK PENGAWETAN BUAH-BUAHAN LOKAL
ABSTRACT: Buah-buahan segar
merupakan salah satu kebutuhan utama di dalam keluarga karena berperan penting
pada nutrisi manusia, khususnya sebagai sumber vitamin (C, B6, A, thiamin,
niacin), mineral, dan serat. Namun buah-buahan segar akan cepat mengalami
penurunan mutu dan kesegarannya apabila tidak dilakukan perlakuan pendinginan
sesuai dengan standar mutu produk buah-buahan. Observasi dan wawancara langsung
dengan para pedagang buah di tempat pedagang buah eceran tempat mitra
menjalankan usahanya, para pedagang buah ini tidak memiliki lemari pendingin
untuk mengawetkan buah-buahan sehingga hal ini dirasakan sebagai suatu kendala
bagi mitra dalam menjalankan usahanya. Bagi pedagang buah idealnya mereka harus
memiliki lemari pendingin yang dapat menampung buah-buahan dengan suhu
pendinginannya tidak boleh mencapai titik beku buah. Penyimpanan buah-buahan
segar membutuhkan suhu yang optimum, yaitu di bawah suhu 15 oC dan di atas
titik beku (umumnya 5–15 oC) untuk mempertahankan mutu dan kesegarannya. Hasil
pengujian lemari pendingin hasil rancangbangun ini menunjukkan penurunan
temperatur ruang pendingin yang dapat mencapai ± -6 oC dalam waktu pengujian 60
menit. Lemari pendingin ini memberikan koefisien performansi (COP) termodinamik
sebesar 6,0 dan dengan kapasitas refrigerasi sebesar 300 W.
Kata kunci:
Lemari pendingin, pengawetan
buah, Buah-buahan segar, pedagang
buah, koefisien performansi
Penulis: Matheus Dwinanto
Kode Jurnal: jptmesindd140409