ANALISA LAJU KOROSI LOGAM TAK SEJENIS PADA BERBAGAI JENIS LOGAM
ABSTRACT: Serangan korosi
tidak dapat dicegah, namun dapat kita kendalikan sehingga struktur komponen
memiliki masa pakai yang lebih panjang, salah satu cara menghambat laju korosi
yaitu dengan cara penggandengan (decouplet) logam tak sejenis sehingga
membentuk sebuah sel korosi basah sederhana. Dalam penelitian yang dibuat,
dipakai logam baja, aluminium, kuningan dengan panjang 6 cm, lebar 2,5 cm,
tebal 3 mm, dan diameter lubang baut 4 mm, setelah dilakukan proses penelitian
laju korosi dengan cara direndam didalam air laut dari masing-masing wadahnya
di tempatkan baja-aluminium tersendiri, aluminium-kuningan tersendiri dan
baja-kuningan tersendiri. Variasi waktu korosi yang diuji yaitu 408 jam, 744
jam, 1080 jam, 1416 jam, 1752 jam dan 2088 jam. Hasil korosi yang dicapai baja-aluminium:
baja waktu korosi 408 jam 0,009 mm/tahun dan meningkat 0,02 mm/tahun pada 2088
jam, aluminium waktu korosi 408 jam 0,1 mm/tahun dan menurun 0,05 mm/tahun pada
2088 jam, aluminium-kuningan: aluminium waktu korosi 408 jam 0,08 mm/tahun dan
menurun 0,04 mm/tahun pada 2088 jam, kuningan waktu korosi 408 jam 0,02
mm/tahun dan menurun 0,01 mm/tahun pada 2088 jam, baja-kuningan: baja waktu
korosi 408 jam 0,10 mm/tahun dan menurun 0,04 mm/tahun pada 2088 jam, kuningan
waktu korosi 408 jam 0,009 mm/tahun dan meningkat 0,01 mm/tahun pada 2088 jam.
Besar pengaruh deret galvanik terhadap laju korosi dari baja paduan rendah,
paduan-paduan aluminium dan kuningan aluminium yang layak dipakai untuk
decouplet baja paduan rendah dan paduan-paduan aluminium karena memiliki jarak
yang dekat pada deret sedangkan paduan-paduan aluminium decouplet kuningan
aluminium dan baja paduan rendah decouplet kuningan aluminium tidak boleh
decouplet, karena memiliki jarak yang jauh pada deret.
Penulis: Jahirwan ut Jasron
Kode Jurnal: jptmesindd140410