ANALISA PENGARUH JENIS MECHANICAL SEAL TERHADAP UNJUK KERJA POMPA SENTRIFUGAL
ABSTRACT: Minyak bumi
merupakan senyawa hidrokarbon yang dihasilkan dari sisa-sisa hewan atau fosil
yang telah mati dan tertimbun selama berjuta-juta tahun yang lalu. Dalam waktu
yang sangat lama bahan-bahan tersebut tertimbun oleh bebatuan sedimen, dan
akibat dari proses kimia dan fisika serta adanya tekanan dan temperatur yang
tinggi maka terbentuklah minyak mentah. Minyak mentah yang terdapat didalam
perut bumi tidak keluar dengan sendirinya, untuk itu diperlukan alat pendukung
yang tepat digunakan seperti pompa. Pompa yang dimaksud disini adalah pompa
yang digunakan untuk menginjeksikan air panas kedalam perut bumi. Pompa yang
sering digunakan adalah pompa sentrifugal. Pompa sentrifugal memiliki salah
satu komponen yang penting yaitu mechanicalseal. Mechanical seal adalah suatu
komponen dalam sebuah konstruksi pompa yang berfungsi sebagai penghalang atau
pengeblok keluar masuknya cairan, baik itu fluida proses maupun pelumas.
Penggunaan jenis mechanical seal yang tepat sangat penting bagi unjuk kerja
pompa sentrifugal. Untuk itu perlu diteliti pengaruh jenis mechanical seal
terhadap unjuk kerja pompa sentrifugal. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh jenis mechanical seal terhadap unjuk kerja pompa
sentrifugal. Selain itu untuk mengetahui jenis mechanical seal yang paling baik
unjuk kerjanya. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menguji pompa
sentrifugal yang menggunakan jenis mechanical seal plan 11, plan 21, dan plan
23. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa jenis mechanical seal memiliki
pengaruh terhadap unjuk kerja pompa sentrifugal. Jenis mechanical seal yang
paling baik unjuk kerja pompa sentrifugalnya adalah jenis mechanical seal Plan
23. Dimana jenis mechanical seal plan 23 memperoleh effisiensi yang paling
tinggi dari jenis mechanical seal yang lain, yaitu sebesar 70 %. Sedangkandaya
pompa yang diperoleh paling rendah dari jenis mechanical seal yang lain, yaitu
sebesar 135 HP. Dan untuk temperaturnya mechanical seal ini paling rendah,
yaitu sebesar 84,2 F.
Penulis: Sehat Abdi Saragih
Kode Jurnal: jptmesindd140411