PERHITUNGAN LAJU KOROSI DURALUMINIUM (PADA MANGKUK KARBURATOR) DENGAN MEDIA PREMIUM DAN PERTAMAX MENGGUNAKAN METODE ASTM D-130
Abstrak: Logam merupakan jenis
material yang rentan terhadap korosi.
Kerugian yang ditimbulkan akibat korosi sangat banyak. Korosi pada komponen
sepeda motor dapat mengakibatkan turunnya kekuatan, umur pakai mesin,
mengurangi kecepatan mesin, hingga mengurangi jaminan keselamatan pengendara.
Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut guna mencari tahu berapa
persen tingkat korosi yang terjadi pada komponen sepeda motor, khusunya pada
mangkuk karburator. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen, yang bertujuan
untuk mengetahui nilai dari laju korosi duraluminium yang di aplikasikan pada
mangkuk karburator, menggunakan metode ASTM D-130 pada media premium dan
pertamax. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas waktu 1 jam dan 3 jam
serta variasi temperatur 400C, 700C, dan 1000C. Proses penelitian yang
dilakukan diantaranya persiapan, pemotongan dan penimbangan spesimen, kemudian
pembersihan spesimen dari kotoran maupun korosi yang selanjutnya akan dilakukan
pengujian copper strip corrosion. Setelah itu dilakukan pencocokan tembaga
pembanding pada tabel warna sesuai dengan metode ASTM D-130. Hasil perhitungan
laju korosi (CR) yang telah dilakukan dengan menggunakan metode ASTM D-130 pada
paduan aluminium tipe 2024 adalah sebagai berikut: dalam pengujian 1 jam dengan media premium pada temperatur
40°C dihasilkan CR: 0,1097 mm/yr, 70°C : 0,2181 mm/yr, dan 100°C : 0,4360
mm/yr. Sedangkan waktu 1 jam pertamax pada temperatur 40°C : 0,1097 mm/yr, 70°C
: 0,1450 mm/yr, dan 100°C : 0,2184 mm/yr, dalam waktu 3 jam dengan media
premium pada temperatur 40°C : 0,1090 mm/yr, 70°C : 0,1817 mm/yr, dan 100°C :
0,3271 mm/yr. Sedangkan pada waktu 3 jam pertamax pada temperatur 40°C : 0,0726
mm/yr, 70°C : 0,1450mm/yr, dan 100°C : 0,2184 mm/yr.
Penulis: Nur’aini, Marsudi
Kode Jurnal: jptmesindd150174