PENGUJIAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MATERIAL PENGGANTI KAYU DENGAN CAMPURAN SERAT NILON

Abstract: Kayu dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia sebagai bahan konstruksi. Pemanfaatan ini berdampak pada penebangan hutan dan menimbulkan kerusakan lingkungan. Untuk itu, diperlukan alternatif lain bahan konstruksi sebagai pengganti kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur dari material pengganti kayu dengan variasi campuran serat nilon. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan 4 variasi campuran serat nilon yaitu: campuran 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen dengan perbandingan campuran 1 semen : 0.25 bubuk kertas : 1.25 air. Untuk uji tekan dibuat 12 benda uji dengan ukuran 200 mm x 50 mm x 50 mm. Benda uji yang digunakan pada pengujian kuat lentur adalah 12 benda uji dengan ukuran 600 mm x 50 mm x 50 mm. Dari hasil penelitian dan analisis data diperoleh nilai kuat tekan dan kuat lentur dari ke empat campuran tersebut adalah sebagai berikut: untuk hasil pengujian kuat tekan dari material pengganti kayu untuk variasi campuran serat nilon 5%, 10%, 15%, dan 20% berturut-turut adalah 4,58 MPa, 5,33 MPa, 6,90 MPa, 7,07 MPa. Sedangkan untuk Hasil pengujian kuat lentur material pengganti kayu dengan campuran serat nilon dengan variasi 5%, 10%,15% dan 20% campuran serat nilon dari berat semen berturut-turut adalah 3,45 Mpa 7,45 MPa, 9,25 MPa dan 10,65 MPa. Dengan demikian, hasil pengujian menunjukan peningkatan kekuatan, baik itu kuat tekan maupun kuat lentur ketika terjadi penambahan presentasi jumlah campuran serat nilon hingga 20% terhadap berat semen.
Keywords: Kayu Buatan; Semen; Bubur Kertas; Serat Nilon; The alternate material of wood; cement; pulp; Nylon
Penulis: Elia Hunggurami, Tri M. W. Sir, Maria I. K. K. Lau
Kode Jurnal: jptsipildd150246

Artikel Terkait :