IDENTIFIKASI KERUSAKAN KONSTRUKSI AKIBAT POTENSI PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DI DESA OEBELO
Abstract: Desa Oebelo
merupakan desa yang terletak di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang
Propinsi Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penelitian Sonbay (2010), tanah di
Oebelo merupakan tanah lempung ekspansif, dengan kandungan mineral
montmorillonite sebanyak 75% dan kaolinite sebanyak 25%. Tanah lempung yang
mengandung Montmorilonite sangat mudah mengembang ketika terjadinya perubahan
kadar air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai potensi pengembangan
dan tekanan pengembangan tanah lempung ekspansif di Desa Oebelo pada variasi
kadar air asli, kadar air 30% dan kadar air 40% serta Mengetahui hubungan
antara tingkat kerusakan konstruksi terhadap potensi pengembangan tanah lempung
ekspansif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan secara
langsung di lapangan sebagai langkah awal guna mengindentifikasi kerusakan
rumah dan wawancara terhadap pemilik rumah untuk mengetahui riwayat pembangunan
dan kerusakan konstruksi serta pengujian sampel tanah di laboratorium untuk
mengetahui potensi pengembangan tanah. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian
potensi pengembangan dan penurunan satu dimensi tanah kohesif menggunakan SNI
6424-2008 (Metode A). Berdasarkan identifikasi kerusakan, wawancara dan
pengujian pengembangan di laboratorium menunjukkan bahwa tingginya potensi
pengembangan tanah menyebabkan tingkat kerusakan yang tinggi.
Keywords: Tanah; Lempung;
Ekspansif; Pengembangan; Kerusakan; Soil; Clay; expansive; Swelling;
Destruction
Penulis: Rosmiyati A. Bella,
Wilhelmus Bunganaen, Paulus M. Sogen
Kode Jurnal: jptsipildd150245