PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA KELAS XI MULTIMEIDA SMK NEGERI 1 DRIYOREJO
Abstract: Berdasarkan hasil
studi pendahuluan di SMK Negeri 1 Driyorejo, disiumplkan bahwa banyak ditemukannya siswa yang memiliki
tingkat interaksi sosial rendah. Hal ini diperoleh dari hasil DCM (Daftar Cek
Masalah) yang disebarkan di SMK Negeri 1 Driyorejo, khusunya siswa kelas XI
Jurusan Multimedia.Adapun masalah interaksi sosial yang mucul yaitu minder,
kurangnya kerjasama, takut bertanya kepada guru dan komunikasi yang kurang.
Dari masalah interaksi sosial tersebut sangat diperlukan penanganan untuk
membantu siswa mengatasi masalah tersebut. Selain itu penggunaan media dalam
layanan bimbingan dan konseling sangat terbatas. Guru BK hanya menggunakan
media seadanya saja, apalagi menggunakan media untuk membantu memecahkan
masalah siswa. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah
media bimbingan dan konseling, kemudian mengetahui akseptabilitas berdasarkan
aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan dengan menggunakan model
pengembangan Borg and Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim
Puslijaknov (Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan
Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional, 2008). Produk yang
dihasilkan dalam upaya membantu mengatasi masalah interaksi sosial yaitu media
permainana ular tangga interaksi sosialyang disertai dengan buku panduan pelaksanaan permainan.
Hasil validasi ahli media pada permainan ular tangga interaksi
sosial sebesar 88,46.Hasil validasi ahli
bimbingan dan konseling pada aspek kegunaan media permainan ular tangga
interaksi sosial sebesar 84,38%, aspek kelayakan sebesar 90,63%, aspek
ketepatan sebesar 90%, dan aspek kepatutan sebesar 85,38%.Sedangkan hasil
validasi pengguna Guru BK di SMK Negeri 1 Driyorejo pada aspek kegunaan media
permainan ular tangga interaksi sosial sebesar 93,75%, aspek kelayakan sebesar
100%, aspek ketepatan sebesar 100%, dan aspek kepatutan sebesar 100%. Sedangkan
hasil validasi ahli media pada buku
panduan pelaksanaan permainan yang
dinilai berdasarkan sitematikanya sebesar 87,16%. Hasil validasi ahli bimbingan dan konseling
pada buku panduan pelaksanaan permainan yang dinilai berdasarkan sistematikanya
sebesar 86,37%. Hasil validasi pengguna
Guru BK di SMK Negeri 1 Driyorejo pada
buku panduan pelaksanaan permainan yang dinilai berdasarkan sitematikanya
sebesar 100%. Keseluruhan persentase hasil
validasi jika dibandingkan dengan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik dan
tidak diperlukan revisi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media permainan ular
tangga interaksi sosial memenuhi kriteria akseptabilitas produk yang meliputi aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan
dan kepatutan.
Penulis: MUHAMAD SOFYAN
DARMAWAN, Titin Indah Pratiwi
Kode Jurnal: jpbkdd160082