PENERAPAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK LOGOTERAPI UNTUK MENURUNKAN SELF DEFEATING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Abstract: Hasil pengamatan dan
analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara di SMAN 1 Taman diperoleh
data perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) yang cukup tinggi, hal ini
ditandai dengan banyaknya anak yang terlambat dalam masuk ke kelas sehingga
berurusan dengan tata tertib, selain itu banyak yang menuruti kesenangan
sendiri dalam berperilaku dan berfikir meskipun sebenarnya tahu dampak negatif
dari perilakunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor yang
diperoleh siswa yang memiliki kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self
Defeating) sebelum dan setelah pelaksanaan konseling. Subjek penelitian diambil
5 anak dari kelas X yang mengalami kecenderungan perilaku mengalahkan diri
(Self Defeating) yang masuk kategori tinggi dengan harapan konseling yang
dilaksanakan dapat menurunkan kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self
Defeating). Penelitian ini menggunakan desaign one group pretest and postest
desaign. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang siswa yang
memiliki kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) adalah dengan
instrument angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah
menggunakan Uji tanda. Hasil analisis uji tanda menunjukkan bahwa tanda negatif
menunjukkan angka 5 berarti N (Banyaknya tanda yang lebih sedikit) sama dengan
0. Dengan melihat tabel tes binomial dengan ketentuan N=5, dan X=0, maka diperoleh
p=0,031. Bila menggunakan α (Taraf signifikan) 5% adalah 0,05 maka dapat
disimpulkan bahwa harga 0,031<0,05, Dengan demikian H0 ditolak dan Ha
diterima, maka hipotesis yang diterima yaitu ada penurunan skor kecenderungan
perilaku mengalahkan diri (self defeating) pada siswa Sekolah Menengah Atas
setelah pemberian konseling individu dengan teknik Logoterapi.
Penulis: SIGIT ARI WIBOWO,
Wiryo Nuryono
Kode Jurnal: jpbkdd160081