PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Abstract: Penelitian ini
dilatarbelakangi banyaknya permasalahan yang dihadapi siswa dalam hal
penyesuaian diri siswa di sekolah. Permasalahan penyesuaian diri yang sering
dihadapi siswa di sekolah yaitu dengan guru, mata pelajaran, teman sebaya, dan
peraturan sekolah. Adanya permasalahan yang dihadapi siswa di sekolah
membutuhkan suatu pemecahan masalah. Yang dibutuhkan seorang siswa dalam
memecahkan masalah adalah keterampilan mengidentifikasi sebuah masalah,
menemukan berbagai kemungkinan solusi yang ada, dan memutuskan pilihan. Oleh
karena itu, salah satu cara untuk membantu siswa agar mampu memecahkan masalah
secara mandiri adalah melalui sebuah media cetak yang berupa buku panduan.
Pengembangan buku panduan kemampuan prolem solving untuk siswa sekolah menengah
pertama merupakan pengembangan media bimbingan dan konseling dalam layanan
bimbingan kelompok.
Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg &
Gall yang terdiri dari 10 langkah utama, namun telah disederhanakan oleh
peneliti menjadi 8 tahap dalam penelitian pengembangan ini, yakni hanya sampai
tahap prodak akhir. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan
sebuah produk berupa buku panduan kemampuan problem solving untuk siswa sekolah
menengah pertama yang memenuhi kriteria akseptabilitas yaitu kegunaan,
kelayakan, ketepatan, dan kepatutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan kemampuan problem solving
untuk siswa sekolah menengah pertama memenuhi kriteria akseptabilitas. Nilai
yang diperoleh dari validator uji ahli BK yaitu 90%, kategori “sangat baik,
tidak perlu direvisi”, validator uji calon pengguna produk (konselor) yaitu
89,7%, kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi”, dan menurut validator uji
ahli media sebagai reviwer dalam pengembangan ini menyatakan secara keseluruhan
buku panduan bagus, menarik, dan desain sesuai dengan usia siswa sekolah menengah
pertama. Secara keseluruhan, buku panduan kemampuan problem solving memperoleh
prosentase nilai 89,9%, kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi”. Maka,
dapat disimpulkan dari hasil penilaian tersebut, buku panduan kemampuan problem
solving untuk siswa sekolah menengah pertama dapat digunakan di sekolah
menengah pertama.
Penulis: LINA ANDINI, Wiryo
Nuryono
Kode Jurnal: jpbkdd160064