Pengaruh Variasi Besar Arus Pengelasan dan Jenis Elektroda Las Tig (Tungsten Innert Gas) Pada Baja Karbon Rendah Terhadap Kekuatan Tarik Dan Bending
Abstract: Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan dan jenis elektroda las TIG pada
baja karbon rendah terhadap kekuatan tarik dan bending.
Metode penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan bahan baja
paduan rendah yang mengandung kadar C = 0,098 %, Si = 0,228 %, Mn = 1,489 %, S
= 0,007 %, P=0,014 %, Ni = 0,151 %, Nb = 0,06, Cr=0,085%, V=0,05%, W=0,05 %,
Ti=0,01%. Benda kerja yang di gunakan sebanyak 38 spesimen yang mendapatkan
perlakuan berbeda dalam proses pengerjaannya, yaitu berbebeda variasi arus
listrik dan variasi jenis elektroda tungsten yang digunakan. Arus yang
digunakan antara lain 90 Ampere, 110 Ampere dan 30 Ampere dengan menggunakan
las TIG DC polaritas lurus. Elektroda tungsten menggunakan dua tipe yaitu
EWTh-2 dan EWP. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 70o..
Alat uji yang digunakan untuk mengukur kekuatan tarik dan bending tersebut
adalah Geotech,model GT-7001-LC 30.
Dari penelitian ini diperoleh hasil : (1) kekuatan tarik tertinggi adalah
kelompok spesimen yang menggunakan elektroda tungsten EWTh-2 dengan arus 130 Ampere
yaitu sebesar 382,7 dibandingkan dengan kelompok spesimen yang menggunakan
elektroda EWP dengan arus 130 Ampere yaitu sebesar 374,3 MPa. (2) Kekuatan
bending tertinggi diperoleh kelompok spesimen elektroda tungsten EWP yang
menggunakan arus sebesar 130 Amper yaitu sebesar 3716,13 MPa, dibandingkan
dengan spesimen elektroda EWTh-2 yang menggunakan arus 130 Ampere yaitu sebesar
2047,23MPa.
Penulis: INGGIL KATULISTIWA,
YUNUS
Kode Jurnal: jptmesindd140323