PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BATU ONYX SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON
ABSTRACT: Limbah merupakan
hasil buangan sebuah industri besar maupun kecil yang tidak dipakai lagi.
Limbah yang tidak dipakai dapat diolah kembali untuk mendapatkan hasil yang
lebih baik dari pada ditelantarkan atau dibuang dan kemudian dibakar. Proses
pembakaran malah memunculkan masalah baru yaitu polusi udara dimana-mana. Di
Desa Gamping, kecamatan Campur Darat, kabupaten Tulungagung terdapat limbah
batu onyx sisa dari hasil industri kerajinan batu yang melimpah. Limbah ini
mempunyai beberapa sifat yang dimiliki oleh agregat kasar. Maka dari itu,
penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah batu onyx sebagai pengganti
agregat kasar pada campuran beton dengan meninjau kuat tekannya yang nantinya
dibandingkan dengan beton normal. Setelah mendapatkan hasil dari kuat tekan
dengan variasi FAS (Faktor Air Semen) yaitu 0.4, 0.5 dan 0.6 serta variasi umur
beton yang beragam yaitu 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Diketahui bahwa
perbandingan nilai kuat tekan tidak terlalu jauh, berkisar antara 2% hingga
21%. Dengan hasil rata-rata kuat tekan tertinggi berada padaFAS 0,4 dan
terendah berada pada FAS 0,6. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa
penggunaan batu onyx sebagai bahan pengganti batu pecah dapat digunakan sebagai
beton struktural.
Penulis: Dhita Rizki Rahmawati
P, Edhi Wahyuni Setyowati, Retno Anggraini
Kode Jurnal: jptsipildd160145