PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PENJADWALAN PROYEK GEDUNG AUTIS CENTER KOTA BLITAR TAHUN 2013
ABSTRACT: Dalam pelaksanaan
suatu proyek salah satu faktor yang paling menunjang adalah dengan membuat
suatu jadwal perencanaan sesuai dengan keinginan yang akan dicapai. Sehingga
dengan adanya keragaman waktu atau durasi yang tidak menentu, penjadwalan
dengan menggunakan software Microsoft Project Professional 2013 akan memiliki
indikator lebih dalam keuntungan dan kerugian proyek jika menggunakan metode
Monte Carlo. Oleh karena itu, salah satu metode digunakan dalam proses analisis
risiko untuk menentukan estimasi waktu proyek, yaitu metode simulasi Monte
Carlo. Simulasi Monte Carlo adalah sebuah teknik sampling statistik yang
digunakan untuk memperkirakan solusi terhadap masalah-masalah kuantitatif. Pada
penelitian ini durasi pekerjaan memiliki kemungkinan untuk dilakukan simulasi
dengan metode Monte Carlo karena durasi pekerjaan yang bermacam-macam. Dengan
meninjau latar belakang di atas, pada kasus Gedung Autis Center Kota Blitar
maka perlu adanya suatu penelitian untuk mencari durasi penjadwalan yang dapat
diterima dan probabilitas penjadwalan pada pembangunan gedung tersebut sehingga
mendapat perkiraan waktu yang optimal dan lebih aman.
Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan
tercepat, paling mungkin, dan terlama hasil survey pada pihak kontraktor gedung
Autis Center Kota Blitar. Simulasi pada penelitian ini menggunakan software
Crystal Ball dan distribusi data yang digunakan adalah distrubusi triangular.
Durasi pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian digunakan untuk melakukan
penjadwalan menggunakan software Microsoft Project Professional. Sehingga
didapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo yang selanjutnya akan
di analisis dan dibandingkan dengan jadwal durasi rencana, tercepat, paling
mungkin, dan terlama. Perbedaan jadwal yang dianalisis dan dibandingkan pada
penelitian kali ini adalah pada total durasi pekerjaan dan besarnya
probabilitas selesainya pekerjaan sesuai jadwal.
Hasil dari perbandingan jadwal yang dilakukan pada penelitian kali ini
terdapat perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi
tercepat selama 108 hari, durasi paling mungkin selama 126 hari, durasi terlama
selama 150 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 132 hari.
Perbedaan jadwal pada proyek Gedung Autis Center Kota Blitar bila dibandingkan
dengan penjadwalan menggunakan metode simulasi Monte Carlo adalah lama durasi
dan besarnya probabilitas penyelesaian pekerjaan. Lama durasi jadwal rencana
selama 120 hari dengan probabilitas sebesar 18%. Sedangkan durasi hasil
simulasi Monte Carlo selama 132 hari dengan probabilitas sebesar 68%. Sedangkan
probabilitas terbesar yakni 100% untuk durasi terlama dengan waktu selama 150
hari.
Penulis: Muhammad Bachtiar
Rahmadhani, Kartika P Negara, M. Hamzah Hasyim
Kode Jurnal: jptsipildd160146