Pengaruh Jumlah Tingkat Destilasi Kontinyu terhadap Kualitas dan Kapasitas Produksi Arak Bali sebagai Bahan Bakar Alternatif
Abstract: Proses pengolahan
atau pembuatan arak bali saat ini masih menggunakan proses yang sangatsederhana
sehingga kualitas arak bali dihasilkan masih rendah (<40 %). Jadi belum
bisadipakai sebagai bahan bakar alternative pada mesin kendaraan.Saat ini
pemakaiannya hanyasebagai bahan upacara dan untuk minuman. Pengolahan lebih
perlu untuk ditingkatkandengan sehingga dihasilkan arak bali dengan kualitas
lebih besar dari 90 %. Tujuan jangkapendek penelitian ini adalah mengembangkan
teknologi produksi arak bali yang dapatmenghasilkan arak bali dengan kualitas
> 90 %. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalahuntuk mendukung kebijakan
pemerintah dalam usaha mencegah terjadinya kelangkaan energibahan bakar, dan
mencari sumber-sumber energi baru dan terbarukan. Meningkatkan
usahaperlindungan dan pelestarian fungsi lingkungan hidup dengan pemanfatan
energi ramahlingkungan. Metode yang dipakai dalam usaha mencapai tujuan
tersebut antara adalah metodedestilasi kontinyu bertingkat dengan kapasitas
produksi 50 liter per hari, kualitas dari bahandasar sebesar 40 %, dan kualitas
hasil produksi dirancang lebih besar dari 90 %. Daripenelitian yang
dilaksanakan dihasilkan bahwa ; semakin banyak jumlah tingkat
destilatorberpengaruh terhadap semakin rendah kapasitas produksi tetapi semakin
banyak jumlahtingkat destilator semakin tinggi kualitas arak hasil produksi.
Penulis: Sukadana, Tenaya
Kode Jurnal: jptmesindd140559