PENGARUH CAMPURAN BIODIESEL MINYAK BIJI KAPUK RANDU NON-KATALIS DENGAN SOLAR TERHADAP UNJUK KERJA DAN OPASITAS MESIN DIESEL
Abstrak: Pemakaian energi
terbarukan masih rendah bila dibandingkan dengan energi yang tidak terbarukan.
Hal itu dapat dilihat dari pola hidup masyarakat yang masih bergantung pada
konsumsi energi yang berasal dari fosil atau energi yang tidak terbarukan,
seperti minyak bumi, batubara dan gas alam. Proses pembakaran yang tidak
sempurna pada mesin diesel dan gas buang yang dihasilkan mesin diesel banyak
mengandung partikulat yang berbahaya bagi manusia. Hal tersebut mendorong
peneliti untuk melakukan penelitian menganalisa unjuk kerja dan opasitas mesin
diesel berbahan bakar campuran biodiesel minyak biji kapuk randu non-katalis
dengan solar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran solar
dan biodiesel kapuk randu non-katalis terhadap unjuk kerja dan opasitas mesin
diesel. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Obyek dalam
penelitian ini adalah mesin diesel empat langkah. Variasi campuran solar dan
biodiesel tersebut adalah B0; B5; B10; B15; B20. Penelitian ini menggunakan
metode full open throttle dengan standar pengujian berdasarkan SAE J1349 untuk
pengujian unjuk kerja mesin diesel. Sedangkan untuk standar pengujian opasitas
yang dihasilkan menggunakan metode free running acceleration dengan standar
pengujian berdasarkan SAE J1667. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahan
bakar campuran biodiesel non-katalis (B15) mempunyai pengaruh terbaik terhadap
unjuk kerja dan opasitas mesin diesel dibandingkan dengan B0 (solar murni).
Pada campuran B15 torsi sebesar 5,32 kgf.m dengan peningkatan presentase
sebesar 10,14% pada putaran 4500 rpm. Daya efektif diperoleh sebesar 37,59 PS
dengan presentase peningkatan 9,56% pada 4250 rpm. Tekanan efektif rata-rata
sebesar 3,18 kg/cm2 dengan peningkatan presentase 9,28% pada putaran 4250 rpm.
Konsumsi bahan bakar terendah sebesar 4,27 kg/jam mengalami penurunan
presentase 18,20% pada putaran 3000 rpm. Penurunan opasitas sebesar 1,8 %HSU
dengan presentase penurunan 48,6% pada putaran 2000 rpm. Campuran bahan bakar
biodiesel minyak biji kapuk randu non-katalis dengan solar yang optimal
terhadap unjuk kerja terbaik dan penurunan opasitas pada campuran B15.
Penulis: Ridho Jordan
Firmansyah, I Wayan Susila
Kode Jurnal: jptmesindd150193