PENERAPAN STRATEGI REFRAMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR POSITIF SISWA KELAS X APK-2 SMKN 1 SURABAYA
Abstract: Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru BK SMKN 1 Surabaya didapatkan fakta bahwa siswa kelas X
adalah siswa yang paling rentan dalam memiliki kemampuan berpikir positif yang
rendah. Hal itu disebabkan karena mereka masih dalam masa peralihan dari
sekolah menengah pertama kejenjang selanjutnya. Mereka dalam masa remaja yang
sedang hangat-hangatnya karena sudah mulai mengenal permasalahan, baik itu
permasalahan dalam sekolah, teman, jati diri, maupun cinta. Dalam masa
peralihan ini terkadang mereka sering sekali berpikir pendek, mudah sekali
mengambil keputusan yang terkadang ceroboh, dan sering sekali mengalami
ketidakstabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan
penerapan strategi reframing untuk meningkatkan kemampuan berpikir positif
siswa kelas X APK-2 SMKN 1 Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental dalam bentuk one group
pre-test-post-test design. Subyek dalam penelitian ini adalah 5 siswa yang
memiliki kemampuan berpikir positif yang rendah. Metode pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket kemampuan berpikir
positif dan teknik analisis data yaitu statistik non parametic dengan uji
tanda. Setelah diadakan analisis dengan uji tanda dapat diketahui bahwa N=5,
dan x=0 maka diperoleh ρ (kemungkinan harga di bawah ) = 0,031. Dalam ketetapan
α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 dan ρ = 0,031 maka dapat diketahui
bahwa harga 0,031< 0,05 maka di tolak diterima. Hal tersebut dinyatakan
bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi “Penerapan strategi reframing dapat
meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa kelas X APK-2 SMKN 1 Surabaya” dapat
diterima. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi
reframing berhasil meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa yang rendah.
Penulis: M VIRGIAWAN BAYU S,
Titin Indah Pratiwi
Kode Jurnal: jpbkdd160072