MENENTUKAN AWAL MUSIM TANAM DAN OPTIMASI PEMAKAIAN AIR DAN LAHAN DAERAH IRIGASI BATANG LAMPASI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA DAN KOTA PAYAKUMBUH
Abstract: Daerah Irigasi
Batang Lampasi berada di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,
sedangkan weirnya terdapat di Limapuluh Kota. Sebagian areal irigasi Batang
Lampasi ini tidak menghasilkan padi maupun palawija, karena pengaturan air
untuk musim tanam tidak berpedoman pada volume andalan sungai. Dari hasil
pengukuran, efisiensi saluran primer, sekunder dan tersier Daerah Irigasi
Batang Lampasi diperkirakan sebesar 64 %. Berdasarkan keadaan eksisting yang
telah dilakukan petani, maka perlu dilakukan pengaturan pola tanam dengan menentukan
awal musim tanam yang tepat agar penggunaan lahan dapat dioptimalkan.
Berdasarkan volume andalan diperoleh volume air terbesar di Januari II dan
Januari I, sehingga awal musim tanam dipilih pada Januari I dan Januari II.
Dalam studi ini ditetapkan tiga alternatif pola tanam yang dipilih yaitu:
padi-padi (kondisi eksisting); padi-padi-padi; dan padi-padi-palawija. Optimasi
ketiga pola tanam tadi menggunakan metode goal programming, dengan fungsi
sasarannya adalah memaksimalkan luas lahan dan meminimalkan kebutuhan air, dan
fungsi kendalanya adalah luas areal irigasi dan volume andalan sungai. Hasil
optimasi dengan metode Goal Programming diperoleh pola tanam yang menghasilkan
luas lahan optimal yaitu pola tanam padi (1319 ha) – padi (848 ha) – palawija (1500
ha) dari luas areal 1500 Ha.
Penulis: Mas Mera, Hendra
Hendra
Kode Jurnal: jptsipildd160126