PENGGUNAAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SISWA KELAS IV SDN KEBONTUNGGUL MOJOKERTO
Abstrak: Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memilih kata, belum mampu
menggunakan ejaan, terutama dalam penggunaan huruf kapital, tanda baca koma dan
titik. Menurut data yang diperoleh pada observasi awal, kriteria ketuntasan
minimal (KKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tema lingkungan di Kelas IV
SDN Kebontunggul Mojokerto pada semester
2 tahun pelajaran 2014 - 2015, nilai rata - ratanya yaitu
65,2% sedangkan nilai rata - rata pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 67,4%
padahal kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran Bahasa
Indonesia adalah 70. Salah satu penyebabnya adalah guru belum menggunakan media
pembelajaran yang efektif sehingga siswa merasa kesulitan untuk menuliskan ide.
Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran
keterampilan menulis deskripsi melalui media lingkungan, dan meningkatan hasil
belajar keterampilan menulis deskripsi, kendala-kendala yang muncul dan cara
mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur
penelitian ini adalah penelitian awal dan pelaksanaan tindakan. Pada
pelaksanaan tindakan terhadap 3 tahapan yang harus dilakukan yaitu (1)
perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan dan pengamatan dan evaluasi, (3)
analisis dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN
Kebontunggul Mojokerto yang berjumlah 25 siswa.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi aktivitas guru dan
siswa, dan tes hasil belajar. Pada kegiatan pembelajaran aktivitas guru
mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I aktivitas guru
mencapai 95% dan siklus II aktivitas
guru mencapai 97,5%. Data hasil tes siswa pada siklus I mencapai 56%, dan siklus
II mencapai 84%. Adapun kendala yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa
Indonesia materi menulis deskripsi, yaitu siswa belum mampu memilih kata, belum
mampu menggunakan ejaan, tanda baca koma dan titik. Untuk mengatasi masalah
tersebut, media lingkungan dipilih sebagai solusi terbaik karena media
lingkungan yang akan memudahkan siswa memahami materi yang disampaikan dan
dapat meningkatkan keterampilan menulis deskrips, karena melalui media
lingkungan hal-hal yang abstrak dapat dikonkretkan dan hal-hal yang kompleks
dapat disederhanakan. Untuk itu, disarankan kepada guru, sekolah, dan peneliti
lain sebaiknya menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang
diajarkan.
Penulis: Ainun Zariyah, Sri
Hariani
Kode Jurnal: jppaudsddd151098