PENGEMBANGAN MEDIA RAINBOW CAKE DISCIPLINE DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI KELAS XI IPS-1 SMA DIPONEGORO TULUNGAGUNG
Abstract: Latar belakang dari penelitian
ini adalah seringnya pelanggaran terhadap kedisiplinan belajar di SMA
Diponegoro Tulungagung. Salah satu cara untuk menciptakan suasana nyaman dan
tidak membosankan dalam kegiatan bimbingan kelompok untuk meningkatkan
kedisiplinan belajar siswa adalah dengan
menggunakan media bimbingan dan konseling. Media bimbingan dan konseling
tersebut adalah media rainbow cake discipline. Tujuan penelitian yang dilakukan
adalah untuk mengembangkan media rainbow cake discipline untuk meningkatan
kedisiplinan belajar siswa Kelas XI IPS-1 SMA Diponegoro Tulungagung. Jenis
penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pada akhirnya media ini layak
digunakan sebagai media penunjang untuk meningkatkan kedisiplinan belajar
secara lebih efektif dan efisien. Media rainbow cake discipline untuk
meningkatkan kedisiplinan belajar siswa pada Kelas XI IPS-1 melalui tahapan
berikut: (1) Menganalisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, (2)
Merumuskan tujuan instruksional dengan operasional dan khas, (3) Merumuskan butir-butir
materi secara terperinci yang mendukung tercapainya tujuan, (4) Mengembangkan
alat pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media/produksi, (6) Mengadakan
tes / validasi dan revisi. Hasil uji kevalidan media rainbow cake discipline
oleh ahli media sebesar 78,1%, dengan keterangan valid. Data hasil uji
kevalidan media oleh ahli materi sebesar 88,7%, dengan keterangan valid. Secara
keseluruhan berdasarkan kriteria kelayakan produk, dapat disimpulkan bahwa
media tersebut masuk dalam kriteria valid sehingga layak digunakan untuk
meningkatkan kedisiplinan belajar siswa Kelas XI IPS-1. Analisis data
menggunakan statistik non parametrik yaitu uji jenjang Wilxocon. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Subyek dalam penelitian ini
adalah siswa kelas XI IPS-1 yang berjumlah 7 siswa. Berdasarkan analisis data
yang diperoleh menunjukkan ada perbedaan antara hasil pre-test dengan hasil
post-test. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan uji jenjang Wilxocon
jumlah nomor urut yang bertanda positif (+) = 28 sedangkan jumlah nomor urut
bertanda negatif (-) = 0 Thitung didapat dari jumlah kecil dari signed rank,
yaitu 0. Dengan demikian uji Wilxocon dengan taraf signifikan 5% dan N = 7,
diperoleh Ttabel = 0,008 sehingga Thitung < Ttabel (0 < 0,008). Dengan
demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada perbedaan yang
signifikan antara nilai akhir dan nilai awal dalam pre test dan post test
dengan menggunakan media rainbow cake discipline. Jadi penggunaan media rainbow
cake discipline cukup efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa
Kelas XI IPS-1 SMA Diponegoro Tulungagung.
Penulis: VITTA AMELIA SUPARNO,
NAJLATUN NAQIYAH
Kode Jurnal: jpbkdd130603