PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI KALOR DAN PERUBAHAN WUJUD ZAT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 15 SURABAYA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalis pengaruh penerapan model pembelajaran problem based
learning (PBL) dengan pendekatan saintifik pada materi kalor dan perubahan
wujud zat terhadap hasil belajar siswa kelas X SMAN 15 Surabaya. Penelitian
dilakukan di SMAN 15 Surabaya pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini
merupakan penelitian true-experimental design dengan desain penelitian
randomized control group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini
adalah siswa kelas X IPA 1 sampai kelas X IPA 9 di SMAN 15 Surabaya. Sampel
penelitian adalah kelas X IPA 1, X IPA 6, X IPA 8, X IPA 9 yang diambil dengan
metode random sampling. Hasil pretest dianalisis dengan menggunakan uji normalitas
dan uji homogenitas. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas, didapatkan
hasil bahwa semua kelas berdistribusi normal dan homogen. Nilai posttest
dianalisis dengan uji hipotesis, yaitu uji-t satu pihak dan uji-t dua pihak.
Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar
antara model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik dan model
pembelajaran yang biasa digunakan di sekolah dengan pendekatan saintifik. Hasil
belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran PBL dengan pendekatan
saintifik lebih baik dari hasil belajar siswa yang menerapkan model
pembelajaran yang biasa digunakan di sekolah dengan pendekatan saintifik. Hasil
belajar pada ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan mengalami perbaikan
disetiap pertemuan. Hal tersebut mengindikasikan model pembelajaran PBL dengan
pendekatan saintifik berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas X
pada materi kalor dan perubahan wujud zat di SMA Negeri 15 Surabaya. Pada
proses pembelajaran masih teramati beberapa siswa yang cenderung kurang aktif
melakukan refleksi terhadap fenomena yang diberikan guru. Berdasarkan hasil
analisis dan kesimpulan di atas, disarankan agar peneliti sebagai guru
memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa pada proses pembelajaran melalui
model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik supaya siswa lebih aktif dan
mampu melakukan refleksi terhadap fenomena yang diberikan guru.
Penulis: FANDI IRAWAN, RETNO
HASANAH
Kode Jurnal: jpfisikadd140611