Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think-Pair-Share) Dengan Teknik Power Of Two Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kalor di Kelas X SMA Negeri 1 Bangkalan
Abstract: Pendidikan adalah
salah satu unsur yang penting untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Dengan
menempuh pendidikan seseorang dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman dan
keterampilan melalui proses belajar mengajar. Cara guru mengajar menjadi
penentu keberhasilan proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil observasi dan
wawancara peneliti pada siswa SMA Negeri 1 Bangkalan diketahui bahwa di sekolah
tersebut guru fisika masih menerapkan metode ceramah dan masih sedikit yang
menerapkan model dan strategi pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk
aktif di kelas, sehingga hasil belajar siswa belum maksimal. Oleh sebab itu,
peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajaran kooperatif tipe TPS
(Think-Pair-Share) dengan teknik Power of Two. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS
(Think-Pair-Share) dengan teknik Power of Two terhadap hasil belajar siswa pada
materi kalor, keterlaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan serta respon
siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think-Pair-Share) dengan
teknik Power of Two. Rancangan penelitian ini menggunakan true eksperimental
design. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bangkalan.
Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen (X-4 dan X-5) dan satu kelas
kontrol (X-6) yang dipilih secara purposif. Hasil pre-test ranah kognitif
dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis
uji normalitas dan homogenitas pada ranah kognitif didapatkan semua kelas
berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil analisis uji-t dua pihak
didapatkan thitung kelas eksperimen adalah X-4: 6,60 dan X-5: 6,89 dengan
thitung sebesar 2,00. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas
eksperimen berbeda dengan kelas kontrol karena thitung tidak berada pada
-ttabel < thitung < ttabel. Nilai thitung pada uji-t satu pihak kelas
eksperimen sama dengan thitung pada uji-t dua pihak dengan ttabel sebesar 1,67.
Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada
kelas kontrol karena thitung > ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think-Pair-Share) dengan teknik Power
Of Two terlaksana dengan baik, berpengaruh positif meningkatkan hasil belajar
fisika siswa pada materi kalor, dan
lebih dari 70% siswa memberikan respon baik.
Penulis: MAULIA RIZKI PANGESTIKA,
HERMIN BUDININGARTI
Kode Jurnal: jpfisikadd140621