PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V
Abstract: Penelitian ini
bertujuan (1) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok
siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2)
menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang
memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif, dan (3) menganalisis interaksi
antara model pembelajaran POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses
sains. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test
only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di
Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran
2015/2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik
random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT) dan tes
keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif,
dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang
signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan
dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran
konvensional (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) terdapat perbedaan yang
signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya
kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif
(Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), dan (3) terdapat interaksi yang
signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses
sains (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) di SD N 1 Banyuasri dan SD N 2
Banyuasri. Dengan demikian, model POGIL dan gaya kognitif berpengaruh terhadap
keterampilan proses sains.
Penulis: Ketut Purnamasari .,
Dra. Made Sulastri, M.Pd. ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd
Kode Jurnal: jppaudsddd160393