PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 1 GEDANGAN

Abstrak: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti di SMA Negeri 1 Gedangan, di sekolah tersebut masih sedikit guru fisika yang menerapkan model dan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan untuk melakukan proses penemuan dan penyelidikan dari ide siswa itu sendiri untuk menganalisis dan mengevaluasi suatu informasi data atau argumen sehingga mencerminkan keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah. Oleh sebab itu, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran guided inquiry berbasis eksperimen untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran guided inquiry berbasis eksperimen, respons, hasil belajar dan pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis. Rancangan penelitian ini adalah quasi experiment design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA6 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA5 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran guided inquiry berbasis eksperimen terlaksana dengan kategori baik, siswa memberi respons baik, jumlah ketuntasan siswa yang menerapkan pembelajaran guided inquiry berbasis eksperimen lebih tinggi daripada kelas dengan model pembelajaran diskusi, serta semakin tinggi rata-rata nilai lembar kerja siswa maka nilai keterampilan berpikir kritis siswa yang diperoleh dari hasil post-test juga tinggi dalam pembelajaran materi fluida statis di SMA Negeri 1 Gedangan.
Kata Kunci: Model pembelajaran guided inquiry, keterampilan berpikir kritis, fluida statis
Penulis: RISCA ARDANI
Kode Jurnal: jpfisikadd140639

Artikel Terkait :