Penerapan Self Assessment untuk Feedback pada Penilaian Kinerja Siswa dalam Kegiatan Praktikum Materi Fluida Statis Kelas XI SMA Negeri 1 Babat Lamongan
Abstract: Penilaian merupakan
hal yang tidak boleh diabaikan dalam suatu proses kegiatan pembelajaran fisika
termasuk pada kegiatan praktikum. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA
Negeri 1 Babat saat melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) diketahui
bahwa pada penilaian praktikum biasanya cenderung fokus terhadap aspek kognitif
melalui tes tertulis, laporan kelompok dan aspek afektif melalui penilaian
sikap. Selain kedua aspek tersebut, aspek psikomotor berupa aktivitas kinerja
peserta didik selama kegiatan praktikum berlangsung harusnya juga menjadi fokus
dalam penilaian sehingga perlu dicari bentuk penilaian kinerja lain yang dapat
menutupi keterbatasan tersebut. Salah satu alternatif penilaian kinerja yang
dapat digunakan tersebut adalah self assessment. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan self assessment untuk
feedback dalam praktikum materi fluida statis untuk menilai kinerja siswa,
mendeskripsikan kinerja siswa setelah diterapkan self assessment untuk feedback
dalam praktikum materi fluida statis untuk menilai kinerja siswa, serta untuk
mendeskripsikan respon siswa selama pelaksanaan self assessment untuk feedback
dalam kegiatan praktikum materi fluida statis. Desain penelitian ini adalah One
group pretest-posttest design menggunakan 2 kelas eksperimen. Instrumen yang
digunakan adalah lembar self assessment, lembar observasi keterlaksanaan
pembelajaran yang menerapkan self assessment, lembar format penilaian kinerja,
lembar test (pretest dan posttest) serta lembar angket respon siswa. Analisis
keterlaksanaan pembelajaran yang menerapkan self assessment di kelas eksperimen
1 diperoleh persentase rata-rata sebesar 86% dengan kategori sangat baik
sedangkan dikelas eksperimen 2 diperoleh persentase rata-rata sebesar 85%
dengan kategori sangat baik. Adapun keterlaksanaan self assessment dalam
mengungkap kemampuan kinerja siswa yang mengamati 16 aspek dapat diketahui
bahwa rata-rata hasil kinerja siswa meningkat tiap pertemuan, Penilaian kinerja
rata-rata kelas XI IPA 2 yakni sebesar 80,7 sedangkan penilaian kinerja
rata-rata kelas XI IPA 4 sebesar 79. Kemampuan kinerja siswa setelah diterapkan
self assessment cenderung meningkat, hal ini diketahui berdasarkan hasil
penilaian kognitif produk (pretest dan posttest) terdapat perbedaan nilai
pretest dan posttest yang signifikan, selain itu terjadi peningkatan pada aspek
psikomotor dan afektif, hal ini mengindikasikan bahwa self assessment untuk
feedback pada kegiatan praktikum memberikan pengaruh yang baik terhadap kinerja
siswa. Disamping itu juga perbedaan penilaian yang dilakukan oleh observer berbeda
dengan penilaian siswa, perbedaan tersebut tidak menjadi kendala sebab
selisihnya masih kurang dari 10% (Zulharman, 2007). Analisis hasil angket
respon siswa memberikan respon positif terhadap penerapan self assessment untuk
feedback dalam mengungkap kinerja siswa pada kegiatan praktikum. Berdasarkan
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa self assessment dapat diterapkan dalam
menilai kinerja siswa pada praktikum fluida statis.
Kata Kunci: Self assessment,
kinerja siswa, keterlaksanaan pembelajaran, psikomotor, afektif dan respon siswa
Penulis: NIMATUL HIDRIYAH BM,
WASIS
Kode Jurnal: jpfisikadd140615