Penerapan Pembelajaran Berorientasi Levels of Inquiry Terhadap Hasil Belajar pada Sub Pokok Materi Fluida Statis
Abstract: Peraturan menteri
pendidikan nasional (permendiknas) no 22
tahun 2006 menyatakan bahwa ilmu pengetahuan alam (IPA) merupakan ilmu yang
berkaitan dengan cara mencari tahu fenomena alam secara sistematis, bukan hanya
berisi pengetahuan yang berkaitan dengan fakta, konsep, dan prinsip, namun
menyangkut proses penemuan. Berdasarkan observasi yang dilaksanakan di SMAN 1
Krian, pembelajaran biasa dilaksanakan dengan metode ceramah dan dengan
kegiatan laboratorium yang diberikan setelah konsep telah disampaikan. Oleh
sebab itu, dilaksanakan penelitian yang bermanfaat untuk memberikan variasi
pembelajaran yang memposisikan siswa dapat memperoleh konsep atas kegiatan
laboratorium yang dilaksanakan, sehingga dapat mengaitkan fisika sebagai ilmu
yang berkaitan dengan cara mencari tahu fenomena alam secara sistematis.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan penerapan
pembelajaran yang berorientasi pada levels of inquiry, hasil belajar dan
respons siswa terhadap pembelajaran yang berorientasi pada levels of inquiry. Jenis penelitian yang
digunakan berupa true experimental design dengan rancangan group pre-test and post-test design. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang berorientasi pada
levels of inquiry dapat berjalan dengan baik berdasarkan pengkategorian nilai
yang diperoleh. Berdasarkan analisis uji-t satu pihak, diperoleh nilai thitung
sebesar 4,49 dan ttabel sebesar 1,67. karena nilai ttabel tidak lebih besar
dari nilai thitung, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen
lebih baik daripada kelas kontrol. Respons siswa terhadap pembelajaran
berorientasi levels of inquiry termasuk
dalam kategori baik, berarti pembelajaran berorientasi levels of inquiry dapat diterima dengan baik
oleh para siswa.
Penulis: MARIA CHANDRA
SUTARJA, RETNO HASANAH
Kode Jurnal: jpfisikadd140613