PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH DASAR

Abstrak: Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan yang dilakukan pada siswa di sekolah dasar, dimana proses pembelajaran yang dilakukan guru masih belum menerapkan model pembelajaran inovatif. Sehingga membuat proses pembelajaran kurang optimal serta hasil belajar siswa tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah ditentukan. Salah satu solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay – Two Stray. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktifitas guru, aktifitas siswa dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktifitas guru mengalami peningkatan dengan presentase 71,4% pada siklus I, 78,6% pada siklus II, dan 87,5% pada siklus III. Sedangkan aktifitas siswa mengalami peningkatan dengan presentase siklus I 70,8%, siklus II 79,2%, dan siklus III 87,5%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yakni pada siklus I mencapai 58,3%, siklus II mencapai 75%, dan siklus III mencapai 87,5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay – Two Stray dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan aktifitas guru, aktifitas siswa dan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Kata Kunci:  Model pembelajaran Two Stay-Two Stray, IPS, Hasil belajar
Penulis: Nyoman Hadi Winarto, Jandut Gregorius
Kode Jurnal: jppaudsddd151132

Artikel Terkait :