UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN WARU (Hibiscus tiliaceus L.) TERHADAP LARVA Artemia salina Leach SERTA IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWANYA

ABSTRAK: Uji  toksisitas  metode Brine  Shrimp  Lethality  Test (BSLT)  merupakan  uji  pendahuluan  yang  digunakan untuk  memantau  senyawa  bioaktif  dari  bahan  alami  sebagai  antikanker.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui golongan  senyawa  toksik  dari  isolat  daun  waru  (Hibiscus  tiliaceus L.).  Maserasi  900  g  serbuk  daun  waru  dengan 7000 mL etanol (5x24 jam) menghasilkan ekstrak pekat etanol sebanyak 53,19 g dengan hasil uji toksisitas terhadap larva Artemia  salina Leach  LC50=79,43  ppm.  Ekstrak  etanol  dipartisi  menghasilakan  1,81  g  ekstrak  n-heksana (LC50=63,09 ppm), 1,52 g ekstrak kloroform (LC50=1000 ppm) dan 50,08 g ekstrak air (LC50=316 ppm). Ekstrak n-heksana  bersifat  paling  toksik  selanjutnya  dipisahkan,  dimurnikan  dan  diidentifikasi.  Pemisahan  ekstrak  n-heksana secara  kromatografi  kolom  dengan  fase  diam  silika  gel  60  dan  fase  gerak  n-heksana-kloroform-etanol  (5:4:1) menghasilkan  7  fraksi.  Fraksi  satu  (F1)  dengan  noda  tunggal  pada  kromatografi  lapis  tipis  bersifat  paling  toksik (LC50=398  ppm).  Identifikasi fraksi satu  (F1)  dengan  uji  fitokimia,  spektrofotometer  UV-Vis  dan  spektrofotometer IR diduga mengandung senyawa golongan steroid kelompok sterol.
Kata kunci: daun waru, Hibiscus tiliaceus L., toksisitas, Artemia salina Leach
Penulis: Ni Luh Rustini, Komang Ariati,  A. A. Indah Purna Dewi, dan I Made Dira Swantara
Kode Jurnal: jpkimiadd150322

Artikel Terkait :