EFEK BERBAGAI MINYAK PADA METABOLISME KOLESTEROL TERHADAP TIKUS WISTAR

ABSTRAK: Penelitian  ini  dilakukan  selama 10  minggu  menggunakan  beberapa  jenis  minyak  yang  mengandung  asam lemak tak  jenuh, asam lemak jenuh dan asam lemak trans yaitu minyak kelapa, minyak curah, minyak jelantah dan minyak  babi.  Hewan  uji  yang  digunakan  untuk  mengetahui  efek  dari  berbagai  minyak  terhadap  metabolism kolesterol  adalah  tikus  wistar. Rancangan  penelitian  ini  randomized  post-test  only  kontrol  group  design,  yang dilakukan  pada tikus.  Dua  puluh  lima tikus  dibagi  menjadi  lima  kelompok  yaitu  control,  perlakuan 1,  perlakuan  2, perlakuan 3  dan  perlakuan  4,  masing-masing  5  ekor  tikus.  Kelompok  kontrol  hanya    diberikan  makanan  standar, perlakuan 1 diberikan makanan standar dan  minyak kelapa 2,5 ml/hari, perlakuan 2 diberikan makanan standar dan minyak curah 2,5 ml/hari, perlakuan 3 diberikan makanan standard an minyak jelantah 2,5 ml/hari dan perlakuan 4 diberikan makanan standar dan minyak babi 2,5 ml/hari. Setelah perlakuan selama 10 minggu sampel plasma darah diambil  untuk  pemeriksaan  kolesterol  total,  LDL,  HDL,  trigliserida,  VLDL  dan  rasio  kolesterol  total/HDL. Hasil yang didapat menunjukkan terjadi kenaikan kolesterol total, LDL, trigliserida, VLDL, rasio kolesterol total/HDL dan penurunan kolesterol HDL plasma darah yang signifikan (p<0,05) pada perlakuan dengan minyak jelantah disbanding kontrol  dan  perlakuan lain (Minyak  kelapa,  minyak  curah  dan  minyak  babi). Berdasarkan  hasil  penelitian ini dapat disimpulkan  bahwa  minyak  jelantah  berpotensi  menyebabkan  terjadinya  stress  oksidatif  dan  inflamasi  yang merupakan faktor resiko terbentuknya aterosklerosis.
Kata kunci: minyak jelantah, kolesterol, asam lemak trans
Penulis: Ni Wayan Bogoriani dan Ketut Ratnayani
Kode Jurnal: jpkimiadd150323

Artikel Terkait :