PERBANDINGAN KUALITAS DNA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOOM ORIGINAL DAN BOOM MODIFIKASI PADA ISOLAT Mycobacterium tuberculosis 151
ABSTRAK: Tuberkulosis (TB)
merupakan penyakit yang
disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Isolasi DNA adalah tahapan
yang diperlukan untuk
memperoleh DNA kromosomal
bakteri yang akan
digunakan dalam pendeteksian
M. tuberculosis menggunakan
Polymerase Chain Reaction (PCR).
Metode Boom merupakan
metode isolasi yang umum
digunakan dalam isolasi
DNA M. tuberculosis. Di Bali,
proses isolasi DNA M.
tuberculosisdilakukan di Laboratorium
Biomolekuler FK UNUD
menggunakan metode Boom
modifikasi. Penelitian ini bertujuan
untuk membandingkan kualitas
DNA yang dihasilkan
oleh metode Boom
dan metode Boom
modifikasi. Penelitian ini diawali dengan proses isolasi DNA menggunakan
metode Boom dan metode Boom modifikasi untukselanjutnya diamplifikasi
dengan metode PCR. Deteksi
produk PCR dilakukan
dengan metode elektroforesis. Kualitas DNA ditentukan dengan
ketebalan pita DNA
hasil PCR dan analisis kemurnian
dengan spektrofotometri UV-Vis. Hasil
yang diperoleh menunjukkan
bahwa kualitas DNA
isolat Mycobacterium tuberculosis
151 yang dihasilkan pada
metode Boom modifikasi
(Laboratorium Biomolekuler
FK UNUD) relatif lebih baik
dibandingkan metode Boom original (Boom et al, 1990).
Penulis: Dewi Andayani
Farmawati, I Nengah Wirajana, dan Sagung Chandra Yowani
Kode Jurnal: jpkimiadd150324