SINTESIS DAN KARAKTERISASI EDIBLE FILM BERBAHAN BAKU GELATIN HASIL ISOLASI KULIT CEKER AYAM BROILER
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian tentang sintesis
dan karakterisasi edible
film berbahan baku
gelatin yang diisolasi dari kulit ceker ayam broiler. Gelatin hasil isolasi digunakan sebagai bahan baku
dalam pembuatan edible film,
melalui penentuan kondisi
optimum dengan mempelajari
variasi konsentrasi (%
b/v) gelatin 10%,
18%, dan 20%, dan
variasi konsentrasi (%
b/v), plastisizer gliserol
1,0%; 1,8%; dan
2,0% atau perbandingan
gelatin dan gliserol 10:1.
Edible film yang
diperoleh diuji kualitasnya,
dengan menentukan karakteristik
sifat fisiko-kimia meliputi kadar
air, kelarutan edible
film dalam air
dan gugus fungsi
dengan infrared (FTIR).
Gelatin tanpa diberi perlakuan (tanpa campuran gliserol)
digunakan sebagai kontrol. Hasil
penelitian menunjukkan, peningkatan
jumlah plasticizer (gliserol)
dapat meningkatkan kadar
air dan kelarutan edible
film dalam air,
karena sifat gliserol
yang semakin mudah
berikatan dengan molekul
air sehingga akan mengakibatkan
lebih mudah pula
terlarut dalam air.
Hasil analisis FTIR
menunjukkan, adanya penambahan gliserol mengakibatkan terjadi
pergeseran serapan, yang secara umum meningkat pada amida A, amida II dan amida
III. Hasil analisis LIBS menunjukan bahwa kelimpahan atom penyusun yakni atom C
pada panjang gelombang 283, 426 dan 723 nm; atom H pada panjang gelombang 434
dan 484 nm; serta atom O pada panjang gelombang 777 dan 844 nm
dari edible film
memiliki intensitas emisi
relatif lebih tinggi
dibandingkan kontrol. Edible
film dengan perbandingan gelatin
dan gliserol 20:1,0 cenderung menunjukkan sifat yang lebih baik (kondisi
terbaik).
Penulis: I Made Sutha Negara
dan I Nengah Simpen
Kode Jurnal: jpkimiadd140532