PENGARUH TOLUENA DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS SELULASE DARI TANAH HUTAN MANGROVE
ABSTRAK: Tanah hutan mangrove
diketahui memiliki biodiversitas yang tinggi sebagai lokasi yang berpotensi
untuk eksplorasi enzim. Salah satu enzim yang dapat dieksplorasi dari tanah
hutan mangrove adalah selulase yang merupakan biokatalisator yang banyak digunakan
dalam bidang industri. Tidak seperti pengukuran aktivitas selulase murni atau
ekstrak kasar yang berasal dari salah satu sumbernya, pengukuran aktivitas
selulase secara langsung dari tanah sering mengalami kesulitan dan banyak
faktor yang harus dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penambahan toluena dan waktu inkubasi reaksi enzimatis terhadap
aktivitas selulase yang terdapat pada tanah hutan mangrove pantai Suwung Bali.
Pengukuran aktivitas selulase dilakukan dengan metode CMC (Carboxymethyl
Cellulose Assay) pada sampel tanah (slurry, pelet, dan supernatan) dengan dan
tanpa penambahan toluena dengan waktu inkubasi reaksi enzimatis 1 dan 24 jam.
Glukosa yang dihasilkan dari reaksi dengan substrat CMC (Carboxymethyl Cellulose)
dianalisis secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 540 nm setelah
direaksikan dengan asam 3,5-dinitrosalisilat (DNS). Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa penambahan antiseptik toluena dan waktu inkubasi reaksi
enzimatis berpengaruh terhadap aktivitas selulase tanah hutan mangrove pantai
Suwung Bali. Aktivitas selulase tertinggi sebesar 249,26 U/mL diperoleh pada
lumpur dengan penambahan toluena dan inkubasi reaksi enzimatis 1 jam.
Penulis: Ni Komang Lia
Wahyuni, I Nengah Wirajana, I Wayan Budiaarsa Suyasa
Kode Jurnal: jpkimiadd140511