PENERAPAN MODEL MIXTURE WEIBULL 3 PARAMETER UNTUK MENGATASI KERAGAMAN BESAR PADA ANALISIS RELIABILITAS
Abstract: Kegiatan utama
perusahaan manufaktur adalah proses produksi, di mana mesin merupakan salah
satu faktor penting yang mempengaruhi produktivitas. Masalah yang sering
dijumpai dalam proses produksi adalah kerusakan mesin.Untuk menghindari
permasalahan tersebut, perusahaan perlu melaksanakan kegiatan pemantauan
keandalan (reliabilitas) dan pemeliharaan mesin secara teratur. Pada kenyataan,
jarang ditemukan data, terutama waktu antar kerusakan mesin mempunyai bentuk
ideal, seperti sebaran normal, bahkan sering ditemukan bentuk yang cenderung
tidak normal (multimodal) karena keragaman data. Apabila didekati dengan
sebaran univariat, akan mengakibatkan hasil pendugaan bias.Permasalahan ini
dapat diatasi dengan model campuran (mixture) yang merupakan gabungan beberapa
sub-populasi yang berpola sebaran univariat yang dapat mengakomodir keragaman
data. Waktu antar kerusakan diasumsikan menyebar secara Weibull 3 parameter.
Maximum Likelihood Estimation (MLE) digunakan sebagai metode pendugaan
parameter sebaran. Dengan melakukan uji kesesuaian model, didapatkan nilai R2
sebesar 85,7% sehingga model campuran sesuai untuk mengatasi keragaman besar
dan berpola multimodal. Dari analisis reliabilitas menggunakan model campuran
Weibull 3 parameter, didapatkan model reliabilitas mesin yang menunjukkan bahwa
reliabilitas berbanding terbalik dengan lama waktu penggunaan mesin. Laju
kerusakan mesin diketahui dengan menggunakan model yang dihasilkan pada
analisis reliabilitas.
Penulis: Amri Wahyu Nuraini,
Heni Kusdarwati, Maria Bernadetha Theresia Mitakda
Kode Jurnal: jpmatematikadd130606