PEMBUATAN ASAP CAIR DARI CANGKANG BUAH KARET SEBAGAI KOAGULAN LATEKS
Abstrak: Ketersediaan cangkang
buah karet di Indonesia sangat potensial untuk diolah menjadi asap cair. Asap
cair diperoleh dari pengembunan asap hasil penguraian senyawa senyawa organik
pada proses pirolisis. Pada penelitian ini dilakukan penyelidikan pengaruh
variasi temperatur dan waktu pemanasan terhadap proses pirolisa cangkang
buah karet menjadi
asap cair, dengan
variasi kondisi operasi
yang dilakukan adalah suhu pemanasan sebesar 150oC;
200oC; 250oC; 300oC, dengan waktu pemasan
selama 1 jamt; 2 jam; 3 jam.
Parameter-parameter yang diukur
untuk menentukan kualitas
asap cair adalah
volume, pH, konsentrasi asam
asetat dan konsentrasi
fenol. Dari hasil
penelitian diperoleh kualitas
asap cair terbaik pada pemanasan pada suhu 300oC
selama 3 jam, dimana asap cair yang diperoleh memiliki pH 1,94 kadar asam asetat
211,5 ppm dan
kadar fenol 2,5098
ppm. Asap cair
ini dapat digunakan
sebagai koagulan lateks.
Kata kunci: Cangkang buah
karet, Asap cair, Pirolisis, Koagulan, lateks
Penulis: Prasetyowati,
Muhammad Hermanto, Salman Farizy
Kode Jurnal: jpkimiadd140716