PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) UNTUK MENURUNKAN KOLESTEROL TOTAL, Low Density Lipoprotein (LDL) DAN MENINGKATKAN High Density Lipoprotein (HDL) PADA TIKUS WISTAR DIET TINGGI LEMAK

ABSTRAK: Konsumsi  lemak  berlebih  dapat  meningkatkan  kadar  kolesterol  dalam  darah  melebihi  keadaan normal. Kandungan  senyawa  fitosterol  dalam  tanaman  dapat  menurunkan  kadar  kolesterol  darah.  Salah  satu  tanaman  yangmengandung  fitosterol  ialah  buncis.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  membuktikan  efek  antikolesterol  dari  ekstrak etanol buah buncis (Phaseolus vulgaris L.) dengan variasi dosis 50 mg/Kg BW; 100 mg/Kg BW dan 150 mg/Kg BWpada tikus Wistar jantan  dengan  kondisi tinggi  lemak.  Subjek  penelitian ini ialah  24  ekor  tikus Wistar  yang  dibagi menjadi  6  kelompok  secara  random  dengan  design  penelitian posttest  only  control  group.  Kelompok  1  sebagai kontrol negatif, kelompok 2 sebagai kontrol positif dan kelompok 3 (diet tinggi kolesterol dan ekstrak etanol buncis dosis  50  mg/kg BW),  kelompok  4  (diet  tinggi  kolesterol  dan  ekstrak  etanol  buah  buncis  dosis  100  mg/kg BW), kelompok 5 (diet tinggi kolesterol dan ekstrak etanol buncis 150 mg/kg BW), kelompok 6 (diet tinggi kolesterol dan obat simvastatin). Data hasil penelitian di analisis dengan uji tukey anova.
Hasil  penelitian  dengan  variasi  dosis    menunjukan penurunan  kadar  kolesterol  total  sebesar  23,88%; 30,14%; 35,82%. Kadar  kolesterol  LDL  mengalami  penurunan sebesar  38,09%; 52,38%;  61,35%. Kadar  kolesterol HDL mengalami peningkatan sebesar 21,86%; 56,56%; 63,84%. Vasiasi dosis pada penelitian ini memberikan hasil yang  terbaik  untuk  menurunkan  kadar  kolesterol  total  dan  LDL  yaitu  pada  dosis  150  mg/Kg BW dan  dosis  100 mg/Kg BW memberikan hasil terbaik untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa  ekstrak  etanol buah  buncis  dapat  menurunkan  kadar  kolesterol  total  dan  LDL,  serta meningkatkan  kadar  HDL  yang  disebabkan  adanya  kandungkan  fitosterol  dalam  ekstrak  etanol  buah  buncis  yangtelah di uji fitokimia dan analisis dengan GC-MS ditunjukan sebagai senyawa stigmasterol.
Kata kunci: buah buncis, kolesterol, fitosterol, kolesterol total, LDL, HDL
Penulis: Sri Wahjuni, Ni Luh Rustini, dan Putu Yuliantari
Kode Jurnal: jpkimiadd160043

Artikel Terkait :