ANALISIS KANDUNGAN KAFEIN PADA KOPI DI DESA SESAOT NARMADA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ABSTRAK: Kopi merupakan
salah satu komoditas
perkebunan yang banyak
dibudidayakan oleh para
pelakuusaha. Salah satu senyawa
yang terdapat dalam
kopi mengandung kafein.
Kafein adalah salah
satu jenis alkaloid
yang banyak terdapat dalam biji kopi. Tujuan penelitian ini yaitu
mengetahui kandungan kafein dalam kopi mentah, kopi bubuk murni, dan kopi bubuk
campuran dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis sedangkan penentuan kadarair
pada kopi menggunakan metode oven. Larutan standar kafein dengan 6 variasi
konsentrasi 1 ppm; 3 ppm; 6 ppm; 9 ppm; 12 ppm; 15 ppm. Persamaan kurva
kalibrasi dari kafein adalah y = 0,0494x + 0,01862 dengan nilai koefisien korelasi
(r) sebesar 0,99714. Kadar kafein dalam kopi mentah adalah sebesar 1,28±0,82 %
dengan kadar air sebesar 3 %, kopi murni sebesar 1,63±0,13 % dengan kadar air
sebesar 1 %,dan kopi campuran sebesar 0,87±0,01 % dengan kadar air
sebesar 1 %.. Menurut
SNI 01-7152-2006 batas
maksimum kafein dalam
makanan dan minuman
adalah 150 mg/hari dan 50 mg/sajian.
Penulis: Aryanu Fahmi Arwangga,
Ida Ayu Raka Astiti Asih, dan I Wayan Sudiarta
Kode Jurnal: jpkimiadd160042