PEMANFAATAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU UNTUK PRODUKSI BIOMASSA MIKROALGA Nannochloropsis Sp SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL

Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tahu yang cukup produktif baik skala industri maupun rumahan.Industri tahu menyumbang limbah cair mencapai 20 juta meter kubik (m 3 ) per tahun. Pada saat ini pengolahan limbah tahu cair dilakukan dengan metode anaerobik maupun aerobik. Akan tetapi kedua metode tersebut memiliki beberapa kelemahan. Untuk mengatasi kelemahan kedua metode tersebut, limbah tahu cair dapat dimanfaatkan sebagai media kultivasi mikroalga. Nannochloropsis sp merupakan mikroalga yang mampu menghasilkan lipid yang besar tersebut dapat dikonversi menjadi salah satu energi alternatif biodiesel. Dalam penelitian ini dikaji laju pertumbuhan, produktivitas biomassa, penurunan kadar organik COD dan BOD, dan total lipid mikroalga jenis Nannochloropsis sp yang dikultivasi pada medium limbah tahu cair. Pertumbuhan Nannochloropsis sp. optimum pada medium 20% volume limbah tahu cair yang menghasilkan lipid sebanyak 34,25% dan dapat menurunkan COD hingga 77,40%. Penambahan nutrisi NaHCO 3 optimum pada komposisi 70 mg/l yang mampu menurunkan COD sebesar 78,81% dan menghasilkan ipid sebanyak 16,841%. Waktu penambahan nutrisi setiap 4 hari sekali mampu menurunkan COD sebesar 81,835% dan menghasilkan lipid sebesar 14,195%.
Kata kunci: biodiesel; COD & BOD; Nannochloropsis sp; limbah tahu
Penulis: Widayat  dan Hadiyanto
Kode Jurnal: jpkimiadd150396

Artikel Terkait :