SINTESA NANOFIBER TITANIUM DIOKSIDA (TiO2) ANATASE MENGGUNAKAN METODE ELECTROSPINNING
Abstrak: Pada penelitian ini
telah berhasil dibuat nanofiber titanium dioksida (TiO2) anatase dengan
menggunakan metode electrospinning. Nanofiber TiO2 dihasilkan dengan cara
melewatkan larutan prekursor pada jarum suntik yang diberi tegangan DC positif
13 kV pada ujungnya. Fiber hasil spinning kemudian dikalsinasi pada suhu 500°C
selama 1 jam. Sampel yang telah dikalsinasi kemudian dianalisis menggunakan
scanning electron microscope (SEM) dan x-ray diffractometer (XRD). Pada
penelitian ini pengaruh dari perubahan laju aliran larutan prekursor dan berat
material baku titanium tetraisopropoxide (TTIP) terhadap sifat kristal dan
morfologi sampel dikaji secara sistematis.
Dari penelitian ini diperoleh bahwa TiO2 yang dihasilkan memiliki fase
campuran antara anatase dan rutile, namun dengan menaikkan laju aliran
prekursor mampu menurunkan jumlah fase rutilenya sehingga pada laju aliran 2,0
mL/h diperoleh nanofiber TiO2 dengan fase anatase murni. Berat TTIP sangat
mempengaruhi morfologi nanofiber yang diperoleh dimana dengan menaikkan jumlah
TTIP morfologi fiber mangalami perubahan menjadi lebih padat (dense) dan lebih
seragam baik bentuk dan ukurannya.
Penulis: Hendri Widiyandari,
Agus Purwanto
Kode Jurnal: jpkimiadd150397