KARAKTERISTIK SIFAT FISIKO KIMIA GELATIN HALAL YANG DIEKSTRAK DARI KULIT AYAM BROILER MELALUI VARIASI SUHU
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis
sifat fisikokimia gelatinhasil
ekstraksi kulit ayam Broilermelalui variasi
suhu sebagai sumber
alternatif gelatin halal.Gelatin
diekstrak dari kulit
ayam Broilerdengan aquademineralpada
pH 4-5 setelah melalui proses pretreatment denganbasa NaOH (0,15% b/v), asam
sulfat (0,15% v/v), dan asam
sitrat (0,7% b/v).Ekstraksi dilakukan dengan
pemanasan menggunakan waterbath
dengan variasi suhu yaitu
pada 40oC, 45oC, dan 50oC selama
24 jam.Sifat fisikokimia
yang dianalisis meliputi
kandungan proksimat,
kekuatan gel, pH,
dan karakteristik gugus
fungsi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa suhu
ekstraksi berpengaruh nyata (p<0,05)
terhadap perolehan rendemen,
kandungan proksimat, kekuatan
gel dan pH
gelatin. Ekstraksi pada suhu 50oC memberikan gelatin dengan rendemen tertinggi
(22,41%) dibandingkan dengan ekstraksi pada
suhu 45oC (19,54%),
dan 40oC (18,97%).
Sebaliknya nilai kekuatan
gel gelatin menurun
secara signifikant (p<0,05) dengan
kenaikan suhu ekstraksi.
Gelatin dengan kekuatan
gel tertinggi (114,84g
bloom) dihasilkan pada suhu
40oC, lebih tinggi
dari kekuatan gel
gelatin komersial (98,81
g bloom), sedangkan
pada suhu 45oC (73,44g oom), dan pada suhu 50oC
(58,20g bloom). Kandungan protein
gelatin yang diekstrak pada suhu 40oC,
45oC dan 50oC
berturut-turut 70,34%, 75,49%,
dan 79,15%. Kadar
air, kadar abu,
dan kadar lemak
dari ketiga jenis
gelatin yang diekstrak pada suhu 40oC, 45oC dan 50oC
memberikan nilai yang berbeda secara signifikan (p<0,05). Nilai pH dari
gelatin meningkat secara
signifikan (p<0,05) dengan
kenaikan suhu.Gelatin hasil
ekstraksi pada suhu
40oC, 45oC, dan 50oC memberikan nilai
pH berturut-turut 3,29, 3,47, dan 4,20. Dari hasil analisis spektra FTIR ketiga
jenis gelatin memberikan serapan pada daerah gugus fungsi–OH, C-O, N-H dari amida sekunder yang
didukung dengan adanya gugus C-N, C=O dan juga NCO dari amida sekunder sebagai
gugus-gugus fungsi utama pada gelatin.
Penulis: Ni Made Puspawati, I
Nengah Simpen, dan Ni Luh Putu Suciptawati
Kode Jurnal: jpkimiadd140530