KAPASITAS ADSORPSI BEBERAPA JENIS KULIT PISANG TERAKTIVASI NaOH SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TIMBAL (Pb)
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian mengenai kapasitas adsorpsi beberapa jenis kulit pisang (hijau,
kepok dan susu) teraktivasi NaOH
sebagai adsorben logam
timbal (Pb). Tahapan
penelitian yang dilakukan
meliputi penentuan luas permukaan masing-masing adsorben yang tanpa dan
teraktivasi NaOH, penentuan waktu setimbang, isoterm adsorpsi dan kapasitas
adsorpsi dari adsorben kulit pisang hijau, kepok dan susu teraktivasi NaOH. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa adsorben
kulit pisang hijau,
kepok dan susu
teraktivasi NaOH memiliki luas
permukaan berturut-turut 36,2181
m2/g, 35,5531 m2/g
dan 35,8378 m2/g.
Luas permukaan dari adsorben
kulit pisang hijau,
kepok dan susu
yang tidak teraktivasi
NaOH adalah 35,3105
m2/g, 35,3199 m2/g,
dan 35,7928 m2/g.Waktu
setimbang untuk adsorben
kulit pisang hijau
dan kepok teraktivasi
NaOH adalah 30
menit, sedangkan waktu optimum
dari adsorben kulit
pisang susu adalah
90 menit. Isoterm
adsorpsi dari adsorben
kulit pisang hijau, kepok
dan susu teraktivasi
NaOH adalah pada konsentrasi 100
ppm dengan mengikuti
pola isotherm adsorpsi Freundlich.
Kapasitas adsorpsi yang
paling besar adalah
adsorben kulit pisang
hijau teraktivasi (7,0022 mg/g), selanjutnya
kulit pisang susu
teraktivasi (6,6850 mg/g)
dan kapasitas adsorpsi
yang paling rendah adalah kulit pisang kepok teraktivasi (5,3078
mg/g).
Penulis: Putu Eka Purnama, I
Gusti Ayu Kunti Sri Panca Dewi, dan Ketut Ratnayani
Kode Jurnal: jpkimiadd150301