ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA GOLONGAN FLAVONOID PADA DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lmk) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

ABSTRAK: Telah dilakukan isolasi dan identifikasi serta uji antibakteri senyawa golongan flavonoid dari daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lmk). Ekstraksi 500 gram serbuk kering daun nangka dengan metode maserasi diperoleh 31,20  gram  ekstrak  kental  etanol  yang  berwarna  hijau  kecoklatan.  Partisi  ekstrak  etanol  sebanyak  30,00  g menghasilkan ekstrak n-heksan (4,46 g), kloroform (0,84 g) dan n-butanol (6,56 g). Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak  n-butanol  positif  mengandung  senyawa  flavonoid  dan  aktif  antibakteri  dengan  daya  hambat  sebesar  15,75 mm.  Pemisahan  dan  pemurnian  pada  ekstrak  n-butanol  dengan  fase  gerak  n-heksana:etil  asetat:  n-butanol  (8:2:1)menghasilkan 8 fraksi (FA, FB, FC, FD, FE, FF, FG, FH) dan uji fitokimia menunjukkan bahwa fraksi FA dan fraksiFH  positif  mengandung  senyawa  flavonoid.  Analisis  isolat  FA  dengan  UV-Vis  menghasilkan  2  puncak  pada  λ 323,40 nm (pita I) dan λ  285,60 nm (pita II) diduga senyawa golongan flavanon atau dihidroflavonol. Analisis isolate FH  dengan  UV-Vis  menghasilkan  2  puncak  pada  λ  345,20  nm  (pita  I)  dan  λ  280,60  nm  (pita  II)  diduga  senyawa golongan  flavon  atau  flavonol  (3-OH  tersubstitusi).    Penambahan  pereaksi  geser  mengindikasikan  senyawa  yang terdapat  dalam  isolat    FA  diduga  golongan  dihidroflavonol  dan  FH  diduga  golongan  flavon  dengan  kemungkinan substituen  gugus  hidroksi  pada  atom  C-2’,  C-4’.C-5’,  C-6’,  C-6,  C-7,dan  C-8.  Analisis  inframerah  menunjukkan isolat  FA  dan  FH  mengandung  gugus  fungsi –OH,  C=O,  C-O,  C=C  aromatik,  CH  aromatik  dan  CH  alifatik.  Uji antibakteri  senyawa  golongan  flavonoid  pada  fraksi  A  dan  fraksi  H  menghasilkan  zona  hambat  bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 10.000 ppm sebesar 10,50 mm untuk fraksi A dan 7,25 mm untuk fraksi H.
Kata kunci: Dihidroflavonol, Flavon, Artocarpus heterophyllus Lmk., Antibakteri, Staphylococcus aureus
Penulis: Anak Agung Sagung Krisna Darmawati, I Gusti Agung Gede Bawa, dan I Wayan Suirta
Kode Jurnal: jpkimiadd150300

Artikel Terkait :