SPESIASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) DALAM SEDIMEN SUNGAI TUKAD BADUNG
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian tentang spesiasi
dan bioavailabilitas logam
berat Pb dan
Cu dari sedimen perairan sungai Tukad Badung dengan
metode ekstraksi bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan spesiasi logam
berat Pb dan Cu sehingga dapat ditentukan tingkat bioavaibilitasnya. Penentuan
kandungan logam timbal (Pb) dan
tembaga (Cu) total
diawali dengan proses
digesti sampel dalam
campuran HNO3 dan HCl
(3:1) dengan ultrasonic bath selama
45 menit pada
suhu 60oC dan dilanjutkan
dengan pemanasan selama
45 menit pada
suhu 140oC. Spesiasi dilakukan dengan metode ekstraksi bertahap.
Kosentrasi logam Pb dan Cu dalam larutan dianalisis dengan menggunkan
Spektroskopi Serapan Atom (AAS) dengan metode kurva kalibrasi. Kosentrasi logam
Pb dan Cu
total dalam sedimen
sungai Tukad Badung
berturut-turut sebesar 4,2669 -27,9171 mg/kg
dan 20,5240 - 69,3782 mg/kg.
Spesiasi logam Pb
diperoleh sebagai berikut:
fraksi karbonat yaitu EFLE (easly, freely, leachble, dan
exchangeable) sebesar 1,5952 - 11,6315 mg/kg, fraksi Fe/Mn oksida adalah 0,400 -
6,7680 mg/kg, fraksi organik/sulfida 0,8759 - 13,6600 mg/kg dan fraksi silikat
(resistant) berkisar antara Td (tidak terdeteksi hingga 4,6598 mg/kg. Tingkat
bioavailbilitas logam Pb dalam sedimen berkisar 9 - 70% sedangkan tingkat non
bioavailabilitas berkisar 0 hingga 30%. Fraksi karbonat (EFLE) logam Cu
berkisar 0,7331 - 9,9033 mg/kg, fraksi organik/sulfida 8,1790 - 41,5756 mg/kg,
dan fraksi silikat 7,5138 - 21,0200 mg/kg. Tingkat biovailabilitas logam Cu di
sedimen berkisar dari Td (tidak terdeteksi) hingga 18% dan tingkat non
bioavailabilitasnya 15 - 44%.
Penulis: Nanik Wijayanti, I
Made Siaka, dan Ida Ayu Gede Widihati
Kode Jurnal: jpkimiadd150299