KANDUNGAN CADMIUM DAN TIMBAL BUAH MANGROVE Bruguiera gymnorrhiza, Avicennia alba DAN Sonneratia caseolaris DARI MUARA SUNGAI MATI DAN DAERAH PEMOGAN, BADUNG, BALI-INDONESIA

ABSTRAK: Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai hutan mangrove terbesar di dunia.Balai  Pengelolaan  Hutan  Mangrove  Wilayah  I  Bali  telah  memberikan  penyuluhan untuk mengolah bahan makanan dari buah mangrove yang mengambil bahan dasar dari buah mangrove  Bruguiera  gymnorrhiza,    Avicennia  alba  dan  Sonneratia  caseolaris  yang  tumbuh di muara Sungai Mati yang berpotensi mengalami penurunan kualitas karena terkontaminasi limbah logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan logam berat buah bakau  apakah  layak  untuk  dikonsumsi  berdasarkan  baku  mutu  SK  Dirjen  POM  No. 03725/B/SK/VII/1989  ditinjau  dari  kandungan  logam  Pb  dan  Cd.  Penelitian  dilakukan dengan  mengambil  sampel  di  kawasan  muara  Sungai  Mati  dan  daerah  Pemogan,  daging buahnya  didestruksi  dengan  metode  destruksi  basah  dan  diukur  menggunakan  Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) pada   283,30 nm untuk logam Pb dan 228,8 nm untuk logam Cd. Hasil penelitian menunjukkan kandungan total logam Pb dan Cd buah mangrove Bruguiera gymnorrhiza, Sonneratia caseolaris, Avicennia albadi daerah Sungai Mati dan di daerah  Pemogan  telah  melebihi  ambang  batas  baku  mutu  SK  Dirjen  POM  No. 03725/B/SK/VII/1989.
Kata kunci: buah mangrove, logam berat di perairan, Sungai Mati
Penulis: Luh Pt Widya Kalfika Devi, Iryanti Eka Suprihatin, Ketut Gede Dharma Putra
Kode Jurnal: jpkimiadd150285

Artikel Terkait :