INFEKSI BAKTERI Vibrio alginolyticus PADA LUMBA-LUMBA HIDUNG BOTOL, Tursiops aduncus YANG DIPELIHARA DI LOVINA, SINGARAJA, BALI

ABSTRAK: Suatu  penelitian  dengan  tujuan  untuk  mengetahui  penyebab  penyakit  infeksi  bakteri  pada  induk  lumba-lumba  telah  dilakukan  di Laboratorium Patologi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut, Gondol, Bali. Lumba-lumbayang digunakan adalah lumba -lumba  hidung  botol  Indo-Pasifik,    Tursiops  aduncus  yang  berasal  dari  pemeliharaan  di  kawasan  hotel  di  Lovina,  Singaraja,  Bali.  Ikan tersebut dalam keadaan sakit dengan gejala klinis nafsu makan menurun, berenang lamban, dan dari daerah dagu sampai ke ekor berwarna kemerahan.    Dari  gejala  klinis  tersebut  diduga  benih  ikan  tersebut  terserang  penyakit  infeksi  bakteri.    Bakteri  diisolasi  dari  bagian  dagu, bagian  perut,  sirip  punggung  dan  ekor    lumba-lumba  yang  berwarna  kemerahan  tersebut.  Bakteri  dibiakkan  pada  media  Triptic  Soy  Agar (TSA) sebagai media umum untuk  semua bakteri dan pada media penumbuh khusus dan spesifik untuk bakteri Vibrio Thiosulphate Citrate Bile  Salt  Sucrose  Agar  (TCBSA)  dan  media  pembiak Cytophaga Agar  (Cyt-A)  untuk  Flexibacter  serta  media  pembiak  KF-Streptococcus Agar  untuk  bakteri  Streptococcus.  Data  dianalisis  untuk  mengidentifikasi  organisme  penyebabnya  yaitu  bakteri  dominan  dan  tindakan pengendaliannya.  Dari percobaan tersebut diperoleh hasil satu isolat bakteri dominan yang  melayang atau swarming  pada media agar TSA dengan  karakteristik  gram  negatif,  fermentatif,  koloni  berwarna  kuning  pada  TCBSA  dan  didugasebagai  Vibrio  alginolyticus.  Sedangkan pada media Cyt-A tidak ada pertumbuhan isolat bakteri Flexibacter dan pada media pembiak KF-Streptococcus Agar tidak ditemukan isolat bakteri Streptococcus yang tumbuh.   Hasil uji konsentrasi hambat terendah (MIC test) memperlihatkan bahwa nifurpirinol pada konsentrasi 1 ppm, penstrep 5 ppm dan elbaju 10 ppm efektif untuk pengendalian infeksi Vibrio alginolyticus.
Kata kunci: infeksi bakteri, lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik, Tursiops aduncus, Vibrio alginolyticus
Penulis: Fris Johnny dan Des Roza
Kode Jurnal: jpbiologidd140971

Artikel Terkait :